TABANAN, BALI EXPRESS – Koalisi adalah langkah yang harus ditempuh Partai Golkar dan Partai Gerindra jika ingin mengusung calon pada Pilkada Tabanan 2024. Namun kepastian soal koalisi dua partai ini masih simpang siur.
Dikonfirmasi Rabu (20/3), Ketua DPD Golkar Tabanan I Nyoman Wirya menyampaikan bahwa untuk dapat mengusul pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Partai Golkar harus berkoalisi terlebih dahulu. Dan satu-satunya koalisi yang memungkinkan adalah Partai Golkar dengan Partai Gerindra.
“Kalau dengan yang lain (selain Partai Gerindra) belum bisa. Agar bisa 20 persen cuma Golkar sama Gerindra saja. Sedangkan di masing-masing induk partai belum ada perintah,” ujarnya.
Namun jika koalisi di DPP permanen, maka pihaknya tinggal menunggu intruksi saja. Dan jika koalisi di DPP tidak permanen maka DPD Golkar Tabanan menunggu kesepakatan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra.
“Kita belum bicara masalah orangnya ya. Kita bentuk koalisi dulu, kalau ada kesepakatan dengan Gerindra baru kita bicara orangnya,” imbuhnya.
Kendatipun belum membentuk koalisi, politisi asal Kerambitan itu menegaskan jika DPD Golkar Tabanan siap bertarung dalam Pilkada Tabanan 2024 melawan paslon dari PDIP. “Sementara komunikasi pribadi sudah nyambung (dengan Gerindra) tapi belum dapat petunjuk. Intinya kita siap,” tandasnya. (*)