TABANAN, BALI EXPRESS- Baliho yang berisi dukungan terhadap calon kepala daerah untuk maju dalam Pilkada 2024 sudah mulai marak di Kabupaten Tabanan, Bali.
Salah satunya di simpang traffic light Kediri, Tabanan. Di sana terpasang banyak baliho berisi dukungan terhadap seseorang yang diprediksi akan maju dalam Pilkada 2024, November mendatang
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta menyatakan hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apakah baliho-baliho tersebut dipasang oleh partai politik atau relawan calon yang diusung.
"Untuk pemasangan baliho sampai saat ini memang sudah sangat banyak hampir si seluruh wilayah di Kabupaten Tabanan, bahkan sampai ke pelosok pedesaan,” kata Narta pada Senin, 3 Juni 2024.
“Namun kami belum tahu baliho tersebut dipasang oleh siapa," jelas Narta.
Merespons hal tersebut, Narta menyatakan bahwa Bawaslu akan mengundang partai politik peraih kursi di DPRD Kabupaten Tabanan hasil Pileg 2024.
“Partai-partai ini yang akan mengusung calon bupati, sehingga penting bagi kami untuk berkoordinasi dengan mereka terlebih dahulu,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, kata Narta, Bawaslu berencana untuk menekankan pentingnya menjaga etika dan estetika dalam pemasangan baliho.
Selain itu, Bawaslu akan mengumpulkan data untuk mengevaluasi apakah keberadaan baliho tersebut mengganggu ketertiban umum.
Jika partai politik mengetahui siapa yang memasang baliho tersebut, Bawaslu berharap bisa berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan pemasangan baliho tidak menimbulkan masalah.
Selain itu, Bawaslu juga fokus pada pencegahan kampanye dini yang melibatkan ASN dan badan usaha daerah.
Pencegahan ini penting dilakukan untuk memastikan ASN agar tetap menjalankan tugas mereka sebagai pelayan masyarakat dengan baik
“Untuk upaya pencegahan ASN ikut berpolitik praktis, kami akan bersurat ke pemerintah daerah, khususnya ke BPKSDM, Sekda atau Bupati, untuk memastikan ASN tidak terlibat dalam deklarasi politik,” tegas Narta. (*)
Editor : I Made Mertawan