Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hadiri Deklarasi Kembang-Ipat di Pilkada Jembrana 2024, I Gede Winasa Santai Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 15 Agustus 2024 | 04:41 WIB

 

I Made Kembang Hartawan dan IGN Patriana Krisna saat mendeklarasikan diri maju sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana di Monumen Perjuangan Gelar, Desa Batuagung. Hadir I Gede Winasa
I Made Kembang Hartawan dan IGN Patriana Krisna saat mendeklarasikan diri maju sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana di Monumen Perjuangan Gelar, Desa Batuagung. Hadir I Gede Winasa

BALIEXPRESS.ID - Mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa begitu santai saat deklarasi pasangan calon bupati-calon wakil bupati, I Made Kembang Hartawan dan IGN Patriana Krisna (Ipat). Dia datang mengenakan celana pendek dan kaus oblong.

Pasangan cabup-cawabup Bang-Ipat, itu akhirnya secara resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

Deklarasi ini berlangsung di Monumen Perjuangan Gelar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, pada Rabu (14/8/2024).

Acara deklarasi ini diawali dengan kegiatan bersih-bersih di sekitar Monumen Perjuangan Gelar, diikuti dengan pelepasan ribuan benih ikan di aliran sungai Tukad Gelar, sebagai simbolisasi komitmen terhadap lingkungan dan keberlanjutan alam. 

Dalam pernyataannya, Kembang Hartawan yang didampingi oleh Ipat menyatakan bahwa pemilihan lokasi deklarasi di Monumen Perjuangan Gelar bukan tanpa alasan.

Menurutnya, mereka ingin mewarisi dan melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan daerah dan Indonesia.

"Kami memilih untuk mendeklarasikan diri di monumen ini karena ingin melanjutkan api perjuangan. Kami ingin membangun Jembrana dengan semangat para pendiri bangsa ini," ungkap Kembang.

Lebih lanjut, Kembang mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima konfirmasi dari DPP PDIP untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkada 2024.

Meski demikian, ia masih menunggu pengumuman resmi terkait rekomendasi dari DPP, yang dijadwalkan akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Tapi kami sudah dipanggil untuk mempersiapkan diri. Kalau rekomendasi resminya belum keluar, namun komunikasi dengan DPP sudah intens," ujarnya.

Dalam analisis internal, Kembang mengungkapkan bahwa dengan dukungan dari PKB, PPP, dan sejumlah partai pendukung lainnya, pasangan Kembang-Ipat telah mengantongi sekitar 48 persen suara.

Sementara itu, koalisi lawan yang akan mengurus petahana I Nengah Tamba - I Made Suardana terdiri dari Golkar, Gerindra, dan Demokrat disebutnya memperoleh sekitar 44-45 persen suara.

Ia menegaskan bahwa satu suara saja bisa menjadi sangat penting dalam Pilkada 2024 ini.

"Kami juga akan terus menjalin komunikasi dengan partai-partai lain seperti Nasdem dan Hanura untuk memperkuat dukungan," tambahnya.

Kembang juga menyoroti dukungan yang datang dari tujuh partai non parlemen, yaitu PBB, Partai Buruh, Garuda, PKS, Gelora, PKN, dan Partai Ummat.

Dukungan dari partai-partai ini dianggap sebagai energi baru dan tambahan amunisi yang penting bagi pasangan BangIpat dalam perjuangan mereka untuk memenangkan Pilkada Jembrana 2024.

"Ini adalah energi baru bagi kami, tambahan amunisi yang sangat berarti," pungkas Kembang. 

Hadir di sana juga I Gede Winasa yang juga ayah dari I Gede Ngurah Patriana Krisna. Winasa baru saja keluar dari penjara pada 5 Juli 2024 lalu. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #kembang hartawan #Pilkada Jembrana 2024 #I Gede Winasa #I Gede Ngurah Patriana Krisna