SINGARAJA, BALI EXPRESS — Dalam rangka mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), tim pemenangan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Sutjidra-Supriatna, melaksanakan koordinasi intensif di wilayah Zona A dan B, yang mencakup Barat dan Timur. Tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil buoati Buleleng, Sutjidra-Supriatna berkomitmen untuk memaksimalkan setiap kesempatan agar dapat bertatap muka dengan masyarakat, termasuk melakukan blusukan ke pasar dan mengunjungi tokoh-tokoh masyarakat.
Ketua Tim Pemenangan paslon Sutjidra-Supriatna, Ngurah Arya mengatakan, meskipun terdapat beberapa perubahan, seperti penjadwalan dan pembagian zona, aturan dasar dari PKPU tetap konsisten dengan yang telah ada sebelumnya. “Kami akan memanfaatkan setiap kesempatan dalam kampanye ini, meskipun tidak sepenuhnya linier dengan pasangan calon gubernur, kami akan aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan di setiap zona,” ungkap Ngurah Arya, Kamis (26/9) sore.
Pasangan dengan program PATEN ini pun akan memanfaatkan jadwal kampanye pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Bali, Koster-Giri. Jadwal kampanye direncanakan di sembilan kecamatan, yang akan berlangsung pada tanggal 29 September, 1Oktober dan 3 Oktober. Dengan memanfaatkan jadwal tersebut, tim pemenangan menargetkan untuk menyentuh minimal 53 titik di seluruh 140 desa dan kelurahan yang ada.
“Kehadiran masyarakat dalam acara kampanye dapat mencapai 3.000 hingga 3.500 orang, berkat momentum dari bantuan hibah yang diberikan oleh Bapak Giri Prasta sebelumnya. Kami ingin mengemas kedatangan massa yang besar dan menjadikannya sebagai bagian dari kampanye bersama,” tambahnya.
Dalam hal pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), telah disepakati untuk melakukan pemasangan sebanyak lima kali dengan tingkat pemasangan 200 persen. Tim pemenangan menyatakan bahwa mereka terbuka untuk menjalankan kampanye walau tanpa APK jika dibutuhkan, asalkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan ketentuan dari KPU.
Persiapan untuk hari pertama kampanye yang dijadwalkan di Tenaon pada tanggal 26 sudah dilakukan. Tim pemenangan berencana untuk hadir dalam acara yang diundang oleh STT, memanfaatkan momen tersebut sebagai bagian dari kampanye tanpa melanggar aturan KPU.
“Tim kami siap untuk bergerak, baik dengan kehadiran pasangan calon atau tidak, untuk meyakinkan masyarakat bahwa visi dan misi kami adalah untuk kepentingan mereka,” tegas Ngurah Arya.
Baca Juga: Sutjidra-Supit Cita-citakan Radiator Gamma Untuk Solusi Paska Panen di Buleleng
Mereka juga siap menerima jika pusat ingin datang ke daerah untuk memperkuat upaya kampanye. Tim pemenangan juga telah menyiapkan tim digital untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z, dengan rencana untuk berkomunikasi dan mengadakan kegiatan yang relevan dengan mereka. “Kami ingin memastikan bahwa ada identitas kuat yang dibangun di kalangan anak muda untuk mendukung kami,” tutupnya. ***
Editor : Dian Suryantini