BALIEXPRESS.ID – Nama I Gede Krisna Adi Widana bukanlah sosok asing dalam panggung politik Karangasem, Bali.
Mantan Ketua KPU Karangasem ini telah menghabiskan satu dekade mengawal pesta demokrasi di Gumi Lahar.
Namun, siapa sangka setelah masa jabatannya berakhir, ia justru beralih haluan dan menjadi arsitek kemenangan bagi salah satu pasangan calon di Pilkada Karangasem 2024?
10 Tahun di KPU Karangasem, Hingga Akhir Jabatan
Pria asal Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, ini pertama kali masuk sebagai Komisioner KPU Karangasem pada 2013 dan mengakhiri masa tugasnya pada 2023.
Baca Juga: Bersama Lawan Judi Online: Selamatkan Generasi, Lindungi Masa Depan Bangsa
Tak sekadar menjadi penyelenggara, ia bahkan sempat menjabat sebagai Ketua KPU Karangasem, mengawal berbagai hajatan demokrasi, termasuk Pilkada Karangasem yang dimenangkan I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Gede Dana.
Saat masa baktinya di KPU berakhir, Krisna mencoba peruntungan untuk masuk ke Bawaslu Bali.
Namun, nasib berkata lain—ia gagal lolos dalam seleksi tersebut.
“Saya harus gugur dan tidak bisa menjadi Anggota Bawaslu Bali,” ungkapnya dengan nada tegar.
Comeback Mengejutkan: Jadi Kepala Badan Pemenangan Paslon
Kegagalan di Bawaslu ternyata membuka jalan baru. Krisna kembali ke arena politik, kali ini sebagai Kepala Badan Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata – Pandu Prapanca Lagosa.
Tak sia-sia, strategi yang diterapkan Krisna bersama timnya membuahkan hasil gemilang.
Paslon nomor urut 3 ini sukses memenangkan Pilkada Karangasem 2024 dan resmi ditetapkan sebagai pemenang.
“Saya hanya bagian dari tim, kemenangan ini adalah hasil kerja keras bersama,” ujar bapak dua anak yang kini semakin diperhitungkan dalam dinamika politik Karangasem.
Akankah Krisna melangkah lebih jauh dalam dunia politik? Ataukah ia akan kembali ke jalur penyelenggara Pemilu? Menarik untuk dinantikan! ***
Baca Juga: Penindakan ETLE Dominasi Operasi Keselamatan Agung 2025 di Jembrana
Editor : I Putu Suyatra