BALIEXPRESS.ID - Sebanyak 505 kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia, dijadwalkan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.
Namun, ketidakpastian muncul setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menerbitkan surat instruksi yang meminta seluruh kepala daerah dari PDIP menunda perjalanan mereka ke Magelang.
Di tengah polemik ini, keberangkatan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjadi tanda tanya besar.
Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah mantan Sekda Badung itu akan mengikuti retret atau tidak.
Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Adi Arnawa pun belum mendapat tanggapan.
Namun, sumber dekat Bupati Badung menyebutkan bahwa Adi Arnawa dikabarkan telah tiba di Magelang.
Hanya saja, sumber tersebut tidak bisa memastikan apakah sang bupati sudah berada di lokasi retret atau masih di tempat lain.
"Informasi dari ajudan, Bapak sudah di Magelang. Tapi untuk selanjutnya saya belum tahu," ujar sumber tersebut.
Tidak hanya Bupati Badung, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, juga dipastikan tidak mengikuti retret di hari pertama.
Sumber menyebutkan bahwa mantan anggota DPRD Bali itu telah kembali ke Bali menggunakan pesawat.
Di sisi lain, sikap Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, juga masih belum jelas.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, menyatakan bahwa Jaya Negara saat ini tengah bersama Gubernur Bali, Wayan Koster, serta para bupati se-Bali.
"Untuk retret, belum tahu. Beliau (Wali Kota Denpasar) bersama Bupati se-Bali dan Pak Koster," kata Cokorda Partha Sudarsana saat dikonfirmasi, Jumat (21/2).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan agenda setelah pelantikan, Jaya Negara memang dijadwalkan berangkat ke Magelang.
Namun, belum ada kepastian apakah ia benar-benar mengikuti retret atau sekadar menghadiri pertemuan lain.
"Nikang (katanya) ke Magelang setelah pelantikan," ujarnya singkat.
Baca Juga: Tukang Cat Mobil Ditangkap Saat Ambil Paket Rahasia, Isinya Bikin Polisi Gerak Cepat!
Retret yang seharusnya menjadi ajang pembinaan bagi kepala daerah ini kini dipenuhi teka-teki. Apakah instruksi Megawati akan diikuti sepenuhnya?
Ataukah beberapa kepala daerah tetap akan menghadiri acara ini? Publik menanti kejelasan di tengah dinamika politik yang semakin memanas. ***
Editor : I Putu Suyatra