BALIEXPRESS.ID - Suasana damai dan kuliner lezat di sebuah warung makan di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, mendadak terusik oleh sebuah insiden yang mengejutkan pada Jumat (4/4) siang.
Anggota DPRD Gianyar, I Nyoman Kandel, dilaporkan menjadi pusat perhatian ketika belasan pria berbadan kekar tiba-tiba mendatangi dan membuatnya terdesak.
Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa insiden menegangkan ini dipicu oleh permasalahan utang yang membelit sang politikus.
Baca Juga: Gedung Pasca Sarjana Resmi Dibangun, Peletakan Batu Pertama dilakukan Dirjen Bimas Hindu
Namun, detail pasti mengenai jumlah utang maupun pihak-pihak yang terlibat masih menjadi misteri yang menyelimuti kejadian ini.
Menurut sumber di lokasi kejadian, Kandel sedang berada di warung tersebut untuk membahas sebuah permasalahan terkait dugaan penggelapan kendaraan.
Namun, kedatangan sekelompok pria berbadan tegap yang langsung menagih utang dengan nada tinggi mengubah suasana pertemuan menjadi mencekam.
"Tadi, pas sedang di sebuah warung, dia didatangi kurang lebih 15 orang. Datang-datang langsung menagih utang, sampai-sampai Pak Kandel terdesak," ungkap seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga: PMI Klungkung Salurkan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas
Situasi sempat memanas ketika beberapa pria menunjukkan perilaku yang mengarah pada intimidasi, termasuk aksi membanting meja yang membuat pengunjung dan pegawai warung panik.
Khawatir akan keselamatan I Nyoman Kandel, pihak warung dengan cepat menghubungi aparat kepolisian dari Polsek Ubud.
Respon cepat dari kepolisian berhasil meredakan situasi.
I Nyoman Kandel segera diamankan dan dibawa ke Mapolsek Ubud untuk mendapatkan perlindungan lebih lanjut.
Kehadiran sejumlah petugas kepolisian di lokasi kejadian berhasil mencegah terjadinya eskalasi kekerasan.
"Saat itu banyak polisi yang datang ke TKP, agar tidak terjadi kekerasan, Kandel dibawa ke Polsek untuk mendapatkan perlindungan," lanjut sumber tersebut.
Kapolsek Ubud, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, belum memberikan keterangan yang detail.
Baca Juga: Status Facebook Berujung Maut di Bali: Dendam Membara di Balik Kos Berdarah?
Beliau menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam masa pemulihan kesehatan.
"Saya belum monitor hal itu, dan anggota juga belum ada yang melapor hal tersebut. Coba nanti saya pastikan dulu," ujarnya.
Sementara itu, upaya untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari I Nyoman Kandel belum berhasil. Beberapa nomor kontak yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi. ***
Editor : I Putu Suyatra