COMEBACK SANG PROFESOR! Setelah Jadi Penasihat Gubernur, Eks Bupati Winasa Kini Jadi 'Orang Dalam' Bupati Jembrana!
I Putu Suyatra• Kamis, 1 Mei 2025 | 14:00 WIB
I Gede Winasa
BALIEXPRESS.ID – Sebuah manuver politik yang menarik perhatian terjadi di Kabupaten Jembrana! Mantan Bupati Jembrana dua periode, Prof. Dr. drh. I Gede Winasa, M.Si., kembali menempati posisi strategis di pemerintahan daerahnya sendiri.
Setelah didapuk menjadi Penasihat Khusus Gubernur Bali Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan, kini Winasa resmi menjadi staf khusus Bupati Jembrana.
Apa gerangan misi di balik "comeback" sang profesor ini?
Kepastian penunjukan ini diungkapkan langsung oleh I Gede Winasa.
Sebagai staf khusus, ayah dari Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna ini akan memiliki peran sentral dalam memberikan saran, masukan, dan pertimbangan krusial kepada Bupati Jembrana.
Bukan hanya sekadar formalitas, tugas ini mencakup berbagai bidang vital seperti politik, pemerintahan, infrastruktur, investasi, hingga keuangan.
"Tugasnya memberikan saran dan memastikan program terlaksana dengan baik," tegas I Gede Winasa, menyiratkan keseriusannya dalam mengemban amanah baru ini.
Menurutnya, posisi staf khusus Bupati bukanlah sekadar pajangan.
Mereka memiliki tanggung jawab penting dalam mendukung kinerja kepala daerah. Saran dan pertimbangan yang diberikan tentu didasarkan pada pengamatan mendalam, analisis tajam, serta kajian yang komprehensif.
Lebih dari itu, staf khusus juga akan membantu merumuskan kebijakan daerah yang selaras dengan visi dan misi Jembrana, serta turut andil dalam memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.
Tak ketinggalan, mereka juga akan memantau jalannya program-program pembangunan agar terealisasi dengan optimal.
"Tugas staf khusus ini selain memberikan saran dan masukan, juga memastikan percepatan program terlaksana," jelasnya, menekankan fokus pada efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintah.
Menariknya, Winasa mengungkapkan bahwa dirinya tidak sendiri dalam mengemban tugas ini.
Ia akan bahu-membahu dengan mantan Kepala Bappeda Litbang Jembrana, I Ketut Swijana, sebagai dua "orang dalam" Bupati Jembrana.
"Staf khusus bupati hanya dua orang. Sudah pasti, tapi SK belum saya terima," ujarnya, memberikan sedikit bocoran mengenai formasi tim inti Bupati.
Sebelumnya, kiprah I Gede Winasa memang telah diakui di tingkat provinsi.
Pengangkatannya sebagai Penasihat Khusus Gubernur Bali Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan tertuang dalam Keputusan Gubernur Bali Nomor 378/04-B/HK/2025 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Wayan Koster pada 9 April lalu.
Dalam kapasitasnya di tingkat provinsi, Winasa bertugas membantu mengakselerasi implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melakukan kajian isu strategis, dan memberikan usul serta saran kepada Gubernur. ***