Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Beri Sambutan Dalam Musda, Wayan Suyasa Pilih Mundur Dari Calon Ketua DPD Partai Golkar

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:59 WIB

I Wayan Suyasa.
I Wayan Suyasa.

BALIEXPRESS.ID - DPD Partai Golkar Kabupaten Badung telah resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Rabu (8/10).

Dalam Musda ini I Wayan Suyasa menyatakan diri mundur dari pencalonan Ketua DPD Golkar Badung.

Hal ini disampaikan langsung saat dirinya menyampaikan sambutan.

Baca Juga: PHDI Klungkung Klarifikasi Sosok Ida Rsi Mundi yang Viral: Tak Terdaftar dan Diksa di Luar PHDI

I Wayan Suyasa sendiri dikenal sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Badung sejak lima tahun terakhir.

Sebagai pucuk pimpinan di tingkat kabupaten, dirinya pun sukses meningkatkan kursi DPRD Badung pada periode 2024-2029.

Sebelumnya Fraksi Golkar hanya memiliki 7 kursi, namun telah meningkat menjadi 11 kursi.

Baca Juga: Heboh Video Ida Rsi Mundi, Polisi Minta Klarifikasi dan Ajak Warga Tak Terprovokasi

Mengawali sambutannya, Suyasa menyatakan, dirinya menjadi Ketua DPD Golkar Badung atas adanya bimbingan dari Gde Sumarjaya Linggih.

Bahkan selama lima tahun Golkar Badung pun sangat solid terbukti dengan adanya peningkatan kursi DPRD Badung.

“Yang terbukti terlepas dari kemampuan kita bersama, dengan kegotong royongan kita, dengan persatuan kita, dari bawah, dari 7 hingga 11 kursi di DPRD Bandung,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Badung Bahas Studi Kelayakan Rencana Kerjasama Bersama IDB Bali

Politisi asal Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi ini mengaku, saat menjadi calon bupati badung juga atas restu dari Sumarjaya Linggih alias Demer yang kini Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali.

Meski dalam pertarungan dalam PIlkada belum membuahkan hasil yang maksimal.

“Tapi minimal penghargaan kepada partai untuk bisa maju, kita harus apresiasi tinggi. Terima kasih kepada Partai Golkar,” ungkapnya.

Terlepas dari seluruh pencapaiannya, Suyasa pun menerangkan, dalam Musda ini akan dilakukan pemilihan ketua dan pengurus lainnya.

Hanya saja dirinya secara langsung menytakan mundur dari pencalonan, sebelum dinyatakan demisioner.

“Demi menjaga apa yang sudah digariskan, solidaritas dan kesolidan Organisasi Partai Golkar di Badung. Titiyang ataupun saya, Wayan Suyasa tidak akan maju lagi sebagai Ketua BPD Golkar Badung,” tegasnya.

Hal ini disampaikan lantaran dirinya ingin mengikuti keinginan pemilik suara untuk adanya perubahan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Badung berharap DPD Partai Golkar Badung dapat lebih baik dari lima tahun sebelumnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih mengatakan, pengunduran diri Wayan Suyasa adalah hak pribadinya.

Dirinya pun menyebutkan, Partai Golkar sangat terbuka dan tidak pernah maksakan dalam percaturan kepengurusan maupun dalam Pileg dan Pilkada.

“Kami akan tanya satu per satu dimana dia maunya dicalonkan, dan bagaimana kesiapan dia. Kami akan menempatakan pada keinginan kader yang ingin maju dalam legislatif, eksekutif, dan pengurus,” tegasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Pencalonan #Wayan Suyasa #Kabupaten Badung #Musda #DPD Partai Golkar