BALIEXPRESS.ID- Anggota Bawaslu Bangli I Nengah Purna tampil di depan siswa SMP Negeri 1 Susut pada kegiatan Sosialisasi Pengenalan Pemilu sejak Dini (Demokrasi di Sekolah), Kamis (6/11/2025).
Ia menekankan agar generasi muda menggunakan media sosial secara bijak dan memahami proses demokrasi.
Purna menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja untuk berekspresi.
Namun demikian, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab. Ia menekankan agar generasi muda bijak menggunakan media sosial.
"Gunakan media sosial sebagai ruang diskusi yang sehat, bukan untuk menyebarkan hoax atau ujaran kebencian," pesan Purna.
Anggota Bawaslu asal Desa Pengotan, Bangli ini juga menegaskan pentingnya partisipasi generasi muda dalam demokrasi.
Pelajar, menurutnya, merupakan calon pemimpin yang suaranya menentukan arah bangsa.
"Jangan pernah ragu untuk menyampaikan aspirasi. Suara generasi muda adalah bagian penting dalam menentukan arah bangsa," kata Purna.
Selain itu, Purna juga memperkenalkan tiga lembaga penyelenggara pemilu.
Ia menjelaskan bahwa KPU menyelenggarakan pemilu, Bawaslu mengawasi seluruh proses, dan DKPP menjaga etika penyelenggara.
Dalam kesempatan itu, Purna mendorong para siswa mempersiapkan diri menjadi pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab saat berusia 17 tahun.
Generasi muda agar menggunakan hak pilih dengan bijak, tidak golput. “Suara kalian berarti bagi masa depan bangsa," tegasnya.
Kegiatan ini mendapat respons antusias dari para siswa yang aktif berdiskusi dan bertanya mengenai demokrasi, pemilih pemula, dan tantangan generasi muda di era digital.
Lewat sosialisasi ini, Purna berharap para pelajar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga kritis, bijak bermedia sosial, dan memiliki integritas dalam kehidupan berdemokrasi. (*)
Editor : I Made Mertawan