BALIEXPRESS.ID- Putu Gede Pertama Pujawan, Anggota Bawaslu Bangli, memandang pemilihan ketua OSIS sebagai ruang belajar demokrasi bagi siswa.
Saat menghadiri rangkaian pemilihan ketua OSIS di SMA Negeri 1 Tembuku, Jumat (11/7/2025), Pujawan menekankan bahwa kegiatan ini sebagai miniatur Pemilu bagi siswa.
Menurut Pujawan, mekanisme pemilihannya agar dirancang menyerupai proses Pemilu sesungguhnya, mulai dari pembentukan panitia seperti KPPS, kehadiran saksi tiap calon, hingga pengawas TPS.
Tujuannya agar siswa mengenal tahapan pemilihan secara langsung, baik dari segi prosedur maupun nilai-nilai yang menyertainya.
“Harapan kami, proses ini benar-benar menjadi pengalaman nyata bagi adik-adik untuk mengenal demokrasi sejak dini. Mulai dari tahapan persiapan, kampanye, debat, hingga nanti pemungutan suara di bilik dan penandaan tinta setelah mencoblos,” ujar mantan Ketua KPU Bangli ini.
Sebelum pemungutan suara yang dijadwalkan 11 November 2025, para calon ketua OSIS mengikuti debat terbuka untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja.
Pujawan menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari edukasi etika berdemokrasi dan penyampaian gagasan secara sehat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya administrasi kependudukan bagi siswa yang telah berusia 17 tahun.
Ia menekankan agar mereka segera melakukan perekaman KTP elektronik sebagai syarat menjadi pemilih sah pada Pemilu mendatang.
“Bagi adik-adik yang sudah berumur 17 tahun, jangan lupa segera melakukan perekaman KTP agar hak pilih kalian tercatat resmi dalam daftar pemilih,” kata pejabat asal Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli, ini.
Mantan jurnalis ini berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke sekolah lain.
Kegiatan ini sebagai langkah menumbuhkan kesadaran berpartisipasi dalam proses demokrasi secara jujur dan berintegritas. (*)
Editor : I Made Mertawan