Ketua Umum Pengkot Esports Indonesia (ESI) Denpasar I Nyoman Adikarya Nugraha saat diwawancarai Selasa (28/3) mengatakan empat divisi games tersebut yakni e-Football, Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire. “Jadi di Porjar nanti hanya dua tingkat pelajar saja yakni SMP dan SMA/SMK,” ujar Adikarya.
Ia merinci, di e-Footbal, tingkat pelajar SMP sebanyak 12 tim (32 perorangan), kemudian SMA/SMK 9 perorangan. Di games Mobile Legends tingkat SMP sebanyak 51 tim, dan SMA/SMK juga 51 tim. Untuk Free Fire tingkat SMP 33 tim, dan SMA/SMK 18 tim. Sedangkan PUBG Mobile tingkat SMP sebanyak 26 tim, dan SMA/SMK ada 19 tim. “Ini sangat luar biasa, meski baru sebatas eksibisi peserta sangat antusias,” ujarnya.
Menurut Adikarya, e-sports diterima dengan baik berkat sosialisasi yang telah dilakukan pihak ESI Denpasar ke sekolah-sekolah di Denpasar belum lama ini.
Selain itu, pihaknya juga memaparkan bahwa esports ini bukan semata-mata bermain games dan mengusir kebosanan. “Karena esports sudah masuk ke ranah prestasi, dan salah satunya Porjar ini. Bahkan sampai tingkat SEA Games juga sudah dipertandingkan. Dengan peserta membludak, kami bisa melihat bibit atlet sekaligus regenerasi dan pembinaan berjalan baik dengan adanya Porjar ini,” tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya