Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh bupati di Stadion Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana.
Liga Jembrana kali ini diikuti oleh 24 klub se-kabupaten Jembrana. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua divisi, Liga 1 terdiri dari 7 tim yang masuk 8 besar Liga Jembrana 2022, dan 17 tim Liga 2 yang dibagi dalam 4 grup.
Liga Jembrana 2023 akan berakhir pada pertengahan Agustus 2023 dimana pertandingan akan digelar setiap Rabu sampai Minggu dalam tiap pekannya. “Ini merupakan suatu kegiatan yang memiliki nilai sangat strategis yang dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi untuk konsolidasi organisasi dan manajemen serta pembinaan bagi para atlet yang merupakan pemain-pemain sejati Kabupaten Jembrana,” ujar Tamba.
Ia pun berharap kegiatan ini dapat melahirkan semangat kebersamaan untuk mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.
Sementara, Wakil Bupati Jembrana IGN Patrina Krisna yang juga Ketua Umum KONI Jembrana menyambut baik atas terselenggaranya Liga Jembrana 2023. Harapannya, event itu mampu memajukan dan menggerakan olahraga sepak bola di kabupaten itu.
“Melalui kompetisi ini saya berharap dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan atlet sepak bola di Kabupaten Jembrana. Mari tingkatkan kegiatan secara rutin, terukur, berjenjang dan berkesinambungan sesuai dengan sistem pembinaan dan pengembangan olahraga dengan pendekatan IPTEK keolahragaan,” ajaknya.
Di sisi lain, Ketua Panitia I Putu Widiasmadi memaparkan Liga Jembrana merupakan agenda rutin Askab PSSI Jembrana dalam upaya penjaringan bakat pemain yang nantinya akan diproyeksikan untuk memperkuat tim Liga 3 PS Jembrana dan tim Porprov Jembrana. Liga Jembrana diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit pemain yang lebih baik untuk sepak bola Jembrana. (tor/wan) Editor : I Komang Gede Doktrinaya