GIANYAR, BALI EXPRESS- Komite Disiplin (Komdis) PSSI belum lama ini menjatuhkan sanksi plus denda kepada Bali United. Alasannya, lima pemain Bali United mendapat kartu kuning saat melawan Madura United di pekan ketiga BRI Liga 1 Indonesia 2023/2024.
Oleh sebab itu, Stefano ‘Teco’ Cugurra selaku pelatih kepala Bali United kini mewanti anak buahnya agar tidak melakukan pelanggaran maupun protes berlebihan kepada wasit saat menjamu Dewa United di pekan kelima BRI Liga 1 Indonesia 2023/2024, Sabtu 29 Juli 2023 sore di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Teco memprediksi laga melawan Dewa United ini akan berjalan sangat keras dan dengan tensi tinggi. Di satu sisi lawan yang dihadapi adalah pemuncak klasemen sementara yang sampai sejauh ini menampilkan permainan yang menawan.
Di sisi lain, Bali United mau tidak mau harus bermain ngotot agar meraih kemenangan ketiga beruntun demi perbaikan posisi di klasemen. “Pelanggaran di pertandingan itu pasti selalu ada. Tapi tergantung pemain sekarang apakah bisa mengendalikan diri. Jangan merespon berlebihan dan jangan melakukan pelanggaran yang tidak perlu,” kata Teco saat pre match press conference (PMPC) di Bali United Café, Jumat 28 Juli 2023.
Bagi Teco, jika pemain mendapat kartu kuning yang banyak dalam tiap pertandingan akan merugikan tim. Selain karena ancaman sanksi, juga pemain yang diharapkan bisa saja absen karena terkena akumulasi.
Namun demikian, ia tak menampik bahwa laga melawan Dewa United akan diprediksinya berjalan dengan tensi tinggi. Pelanggaran tidak akan bisa dipungkiri.
Mengenai kekuatan lawan, Teco berujar jika Dewa United adalah lawan yang mengejutkan dan tidak bisa dianggap remeh. Ia juga sudah menyiapkan strategi untuk melawan Tangsel Warrior dengan persiapan yang sudah baik.
“Ya kita punya waktu cukup untuk istirahat dan menyiapkan strategi di latihan. Target kita adalah meraih kemenangan lagi,” tegas Teco Cugurra. (*)
Editor : I Made Mertawan