DENPASAR, BALI EXPRESS– Terhitung sudah enam kali pemain Bali United Kadek Arel dijadikan starter oleh pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra di BRI Liga Indonesia 1 2023/2024. Sepanjang itu juga Kadek Arel kian matang di posisi yang sangat sentral di center back.
Kerap diduetkan dengan nama pemain Bali United yang lebih senior seperti Jajang Mulyana, Haudi Abdillah, maupun Elias Dolah, Kadek Arel tetap konsisten menjaga striker unggul tim-tim di Liga Indonesia.
Selama enam kali itu pula, Bali United dibantunya meraih hasil cukup memuaskan sejauh ini. Total 414 menit telah dikemas oleh Kadek Arel bersama skuad Bali United senior.
Dari 6 laga itu pula, 4 laga telah ia mainkan selama 90 menit penuh yakni saat melawan PSS Sleman, Madura United, Arema FC, dan Persib Bandung.
Lalu saat dikalahkan Borneo FC, pemain dengan nama lengkap Kadek Arel Priyatna ini hanya sempat bermain selama 67 menit bahkan sempat bermain di posisi gelandang bertahan. Kemudian ketika melawan Dewa United, Kadek Arel mendapat waktu bermain selama 77 menit.
Selain mendapat menit bermain yang rutin, pemain berusia 18 tahun ini juga disiplin dan tak gegabah melanggar lawannya sebagai seorang pemain bertahan.
Catatannya juga bersih dari kartu kuning maupun merah sejauh ini. Performanya dalam menjaga barisan depan lawan juga sering mendapat pujian.
Penempatan, marking lawan, dan kedisiplinan menjaga teritorialnya mendapat acungan jempol. Sejak dipromosikan dari tim muda dan diberikan kesempatan merasakan kompetisi senior di musim lalu, Kadek Arel kemudian menyita perhatian Teco.
Terbukti dari enam laga tersebut, Teco memberikan kepercayaan penuh kepada sosok Kadek Arel. Jika dia tetap konsisten, bukan tidak mungkin ia akan dilirik oleh timnas dan berpeluang menjadi pemain Bali yang memperkuat skuad Garuda senior.
“Kami menargetkan menang lawan Persib, tapi hasilnya di luar target. Kami bersyukur atas hasil ini dan sudah menunjukkan kerja keras. Setelah ini persiapan untuk pertandingan berikutnya,” kata Kadek Arel.
Dalam laga itu, sepanjang menit Kadek Arel harus berjibaku dengan rekannya di belakang untuk menahan gempuran serangan dari para pemain Persib Bandung. Beruntung, berkat andilnya, Serdadu Tridatu terhindar dari kebobolan. (*)