Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Profil Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll yang Sempat Berselisih dengan Shin Tae-yong

I Dewa Made Krisna Pradipta • Minggu, 1 Oktober 2023 | 20:16 WIB

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll

BALI EXPRESS- Thomas Doll merupakan pelatih Persija Jakarta. Awal kedatangannya ke Indonesia, dia tidak begitu dikenal.

Thomas Doll baru mulai dikenal setelah merestorasi Persija Jakarta.  Macan Kemayoran -julukan Persija, dibuatnya tampil apik.

Kebijakan vital yang dilakukan Thomas Doll, seperti berani memberikan panggung kepada para pemain muda Persija Jakarta untuk diorbitkan.

Kebijakan pelatih asal Jerman itu sempat membuat decak kagum. Banyak pemain muda di Persija kemudian bersinar.

Bahkan saat persiapan Piala Asia U20 2023 lalu, sebanyak 9 pemainnya dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong.

Namun sayang, Thomas Doll pun merasa hal itu mengganggu dan menolak pemanggilan tersebut.

Bahkan, dalam suatu konferensi pers, Thomas Doll menyebut Shin Tae-yong seperti badut karena menjadi bintang iklan televisi.

Atas sikapnya tersebut, Thomas Doll telah meminta maaf kepada Shin. Thomas Doll menyatakan ia hanya melakukan kritik personal dan perkataannya terlalu berlebihan serta meminta Shin untuk melupakan kesalahannya.

Siapa sebenarnya sosok Thomas Doll yang fenomenal di sepak bola Indonesia ini? Thomas Doll merupakan warga negara Jerman. Ia lahir di Malchin, Jerman Timur pada 9 April 1966.

Sebelum menjadi pelatih, ia adalah pesepakbola yang menghabiskan karirnya di sepak bola lokal negerinya seperti di klub Hansa Rostock, Hamburg SV, maupun Eintracht Frankfurt.

Sementara di luar Jerman, Thomas Doll tercatat pernah membela klub Italia seperti Lazio dan Bari.

Thomas Doll juga pernah merasakan karir internasionalnya. Doll yang berposisi sebagai gelandang serang pernah berseragam Timnas Jerman Timur pada 1986-1990 dengan koleksi 29 penampilan plus 7 gol.

Tapi sebelum itu, Doll pernah menjadi bagian skuad Jerman Timur di ajang Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Kemudian setelah Jerman Timur dan Barat bergabung, Doll juga sempat menjadi bagian timnas Jerman dari rentang tahun 1991-1993 dengan mencatatkan 18 penampilan dengan 1 gol.

Setelah pensiun sebagai pemain, Doll kemudian melanjutkan karir sebagai pelatih. Hamburg SV menjadi tim pertama yang ia latih di tahun 2001-2002.

Namun ia mengawali dari tim kelompok umur U19. Barulah pada tahun 2004, Doll dipercaya sebagai pelatih tim utama.

Ia hanya bertahan selama 4 musim karena pada tahun 2007, jasa Doll kemudian tak diperpanjang.

Doll juga sempat menjadi pelatih Borussia Dortmund musim 2007-2008. Sayangnya, Doll gagal membawa salah satu tim unggulan itu menjadi pesaing kuat di Bundesliga. Dortmund kala itu dibawanya hanya finish di peringkat 13.

Selepas itu, pelatih lebih banyak berkarir di luar Jerman, seperti menjadi pelatih Gençlerbirliği klub Liga Turki pada musim 2009-2010.

Kemudian beralih ke Liga Arab Saudi dengan menukangi Al-Hilal musim 2011-2012. Setahun kemudian, ia menjadi pelatih Ferencváros yang merupakan klub Liga Hungaria.

Di Hungaria, Doll sempat lama melatih dengan kurun waktu dari tahun 2013 hingga 2018. Pada tahun 2019, ia kembali ke kampung halamannya dengan menjadi pelatih Hannover 96.

Tapi pada tahun yang sama, ia ditugaskan menjadi pelatih klub Liga Siprus, APOEL. Setelah lama di Eropa, Doll kemudian memutuskan kembali ke Asia dengan menjadi pelatih Persija Jakarta sejak tahun 2022 lalu.

Berikut prestasi Thomas Doll saat sebagai pemain dan pelatih:

Pemain
Berliner FC Dynamo

Pelatih
Hamburger SV

Borussia Dortmund

Ferencváros

Persija Jakarta

 

Editor : I Made Mertawan
#persija jakarta #thomas doll