Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Didepak PSM Makassar, Pieter Huistra bakal Boyong Wiljan Pluim karena Kecerdasannya

I Dewa Made Krisna Pradipta • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:14 WIB
HENGKANG: Karena kecerdasannya, Pieter Huistra tertarik datangkan Wiljan Pluim ke Borneo FC, setelah terdepak dari PSM Makassar.
HENGKANG: Karena kecerdasannya, Pieter Huistra tertarik datangkan Wiljan Pluim ke Borneo FC, setelah terdepak dari PSM Makassar.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Founder Bosowa Corp yang juga sponsor utama PSM Makassar, Aska Mahmud, sebelumnya sempat membuat pernyataan mengejutkan.

Aska Mahmud menyebut, gelandang Wiljan Pluim masa jayanya sudah habis di tim Juku Eja serta dianggap tak bisa berlari lagi. 

Tapi pernyataan Aska Mahmud itu ditepis oleh Pieter Huistra, pelatih kepala Borneo FC.

Huistra mengaku kepincut dengan sosok Wiljan Pluim.

"Jika kamu pintar, kamu bisa bermain sangat lama. Dan kamu tidak butuh berlari banyak. Dan saya rasa kuncinya adalah kecerdasan," tegas Huistra. 

Apa yang disampaikan Huistra ini murni dari kacamata seorang pelatih, ketika disinggung mengenai Pluim yang disebut tidak bisa berlari kencang lagi.

Wiljan Pluim bisa dibilang salah satu pemain asing yang memiliki rekam jejak bagus di era Liga 1 Indonesia.

Baca Juga: Berjalan Sukses, KONI Badung akan Tambah 3 Cabor di Sport Tourism

Pluim merupakan seorang gelandang kreator. Dengan intelektualnya, Pluim menjadi orang pertama yang mengatur ritme serangan PSM Makassar.

Hanya saja, manajemen PSM Makassar tampaknya tak membutuhkan lagi kecerdasan bermain sepakbola yang dimiliki oleh sosok Pluim. 

Patut kita simak, sejauh mana pemain terbaik Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 ini bisa membuktikan kecerdasannya di Borneo FC pada putaran kedua mendatang?

Apakah kedatangan Pluim mampu mengubah Pesut Etam, julukan Borneo FC, menjadi salah satu klub yang ditakuti di dalam kontestasi Liga 1 musim ini?

Editor : Nyoman Suarna
#borneo fc #wiljan pluim #Psm makasar #pieter huistra