DENPASAR, BALI EXPRESS - Salah satu pemanah Bali, Bagus Gede Agus Yudiastawan atau yang akrab disapa Dewade mengantongi tiket wild card ke PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Alasannya karena Dewade saat ini menghuni Pelatnas dan menjadi bagian timnas panahan Indonesia.
Hanya saja, meski Dewade telah mengantongi wild card itu, ia tetap mengikuti Babak Kualifikasi (BK) PON yang digeber pada 19-25 November 2023 di GOR Padjadjaran, Bogor.
"Dewade memang mendapat wild card, namun itu bersifat individu. Jika ia lolos di beregu dan perorangan, tiket itu bisa dikembalikan dan diberikan ke pemanah lainnya di timnas ataupun pelatnas yang rangkingnya dibawah Dewade," kata Infithar Fajar Putra selaku Binpres PB Perpani yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali, Selasa 17 Oktober 2023.
Tapi kemungkinan terburuk adalah tiket itu hangus dan Dewade gagal lolos ke PON.
Seperti kejadian yang ia ceritakan jika pernah ada kejadian pada BK PON tahun 2019 lalu atlet yang dapat wildcard dari timnas atas nama Kevin dari Banten divisi compound malah tidak lolos PON XX/2020 Papua.
"Saat itu Kevin turun di beregu skornya terendah dan tidak masuk semi final sehingga tiket wild card dikembalikan dan Kevin malah tidak lolos PON," ujarnya.
Kemudian ketika nanti sudah waktunya mendaftar dan tiba-tiba atletnya berhalangan dan tidak bisa turun PON, maka wildcard itu tidak bisa diberikan kepada atlet lain alias tiket wild card hangus.
Namun beda cerita ketika seandainya Dewade benar-benar lolos ke PON XXI, maka tiket wildcard itu dikembalikan ke PB Perpani.
"Tapi wildcard itu masih entry by number, entry by name nya belum. Sistem lolos jika mengacu pengalaman BK sebelumnya, itu diambil 4 besar untuk beregu," tandas Fajar Putra.
Editor : I Putu Suyatra