DENPASAR, BALI EXPRESS - Adu panco yang selama ini kita kenal atau pernah dilakukan mungkin terdengar hanya untuk ajang gengsi-gengsian dan adu kekuatan tangan.
Namun, lambat laun adu panco tumbuh menjadi sebuah olahraga yang dipertandingkan. Bahkan ada perlombaan resminya di bawah naungan organisasi yang resmi juga.
Seperti di event D Youth Festival 3.0, adu panco menjadi bagian untuk menyemarakkan festival tersebut.
Event ini berlangsung pada Sabtu 21 Oktober 2023 di Taman Lumintang, Denpasar.
Meski terlihat olahraga simpel dan tinggal mengadu kekuatan lengan, tapi panco tidak semudah yang dikira. Ada teknik khusus serta meja yang khusus juga.
"Syarat peserta tidak ada yang spesifik. Hanya itu tadi, suka panco dan memang sudah tahu panco," tegas pria asal Buleleng ini.
Saras Pradnyana menekankan, khusus bagi pemula, sangat tidak disarankan adu panco di meja biasa karena panco adalah salah satu olahraga ekstrem.
"Bila ingin adu panco, disarankan di meja panco khusus, yang sudah standar keamanan. Bagi yang belum tahu teknik ataupun tidak ada meja panco, bisa bergabung dan belajar secara gratis di tim-tim panco seluruh Bali," jelasnya.
Baca Juga: Apa Beda TV LED 4K dan 8K? Yuk, Cek Dulu Biar tidak Salah Pilih!
Terkait perkembangan olahraga panco di Bali, ia menuturkan, sudah ada 7 Indonesian Puller's Cabang (IPC) yakni Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, dan Buleleng.
Masing-masing IPC sudah mempunyai komunitas dan tim dengan tempat latihan standar.
"Kami rutin menggelar event. Bulan Desember nanti akan ada lagi event nasional. Ini bertujuan agar kami aktif sekaligus sebagai persyaratan masuk menjadi anggota KONI juga," tandasnya.
Editor : Nyoman Suarna