BALI EXPRESS - Timnas Indonesia telah berjuang maksimal di Piala Asia 2023 meski berakhir dengan menghuni posisi 3 di Grup D.
Target yang diberikan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia bisa dibilang meleset jauh.
Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut mematok Timnas Indonesia dengan 1 kemenangan, 1 seri, dan 1 kekalahan.
Nyatanya, Indonesia hanya meraih 1 kemenangan dan 2 kali kekalahan. Satu-satunya kemenangan didapat saat menjungkalkan Vietnam di matchday kedua.
Sementara kekalahan didapat saat melawan Irak serta Jepang. Skornya pun berakhir sama yakni 3-1. Alhasil, Skuad Garuda finish di posisi 3 dengan poin 3.
Namun, ada beberapa fakta menarik yang didapat Indonesia dalam keikutsertaan mereka di turnamen antar negara di Benua Asia tersebut.
- Tradisi Kemenangan
Timnas Indonesia menjaga tradisi kemenangan dalam keikutsertaan di Piala Asia sejak pertama kali ikut di tahun 2004.
Minimal, Indonesia meraih 1 kemenangan dalam babak penyisihan grup.
- Selalu Cetak Gol
Sama halnya dengan tradisi kemenangan, Indonesia selalu mencetak gol dalam fase babak penyisihan grup. Meskipun pada akhirnya selalu gagal lolos menuju babak 16 besar.
- Clean Sheet dan Menang
Meski menjadi tim terlemah di Piala Asia 2023 ini, tapi Indonesia menjadi satu-satunya tim yang meraih clean sheet atau tanpa kebobolan dan meraih kemenangan.
Itu terjadi ketika Asnawi Mangkualam dkk melumat Vietnam dengan skotr tipis 1-0.
- Pencetak Gol
Fakta yang satu ini cukup menggelitik. Timnas Indonesia selama babak penyisihan Grup D mengemas 3 gol.
Menariknya, ketiga gol yang bersarang itu semuanya tidak dilahirkan oleh seorang striker.
Adapun pencetak gol Indonesia adalah Marselino Ferdinan (vs Irak), Asnawi Mangkualam (vs Vietnam), dan Sandy Walsh (vs Jepang).
- Pemain Abroad
Masih ada hubungannya dengan pencetak gol. Fakta menarik lainnya yakni ketiga pemain tersebut merupakan pemain abroad atau berkarir di luar Indonesia.
Marselino Ferdinan membela klub Belgia, KMSK Deinze, Asnawi Mangkualam di Jeongnam Dragons di Korea Selatan, dan Sandy Walsh juga di Belgia bersama KV Mechelen. (*)
Editor : I Made Mertawan