KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Jumlah atlet Klungkung yang berangkat ke Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2024 bertambah dibandingkan tahun lalu. Hal itu terjadi lantaran pada tahun 2024 ada sembilan cabang olahraga (cabor) eksebisi.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Klungkung, I Wayan Subamia, Kamis (25/4). Ia menyebutkan tahun lalu ada 450 atlet Klungkung yang mengikuti Porjar sedangkan tahun ini ada 808 atlet. “Karena tahun ini ada sembila cabor eksebisi yaitu Rugby, Yongmodo, Xiangqi, Bola Tangan, Pickleball, Bridge, Angkat Besi, E-Sport, dan Muaythai,” ungkapnya.
Pihaknya pun telah menggelar rapat koordinasi dengan mengundang official ke Sembilan cabor ini untuk membahas agenda kegiatan menjelang Porjar Bali 2024.
“Kita juga memberikan pemahaman kepada seluruh cabor ekshibisi apakah para atletnya dapat dikirim atau tidak di Porjar Bali karena itu berdasarkan kuota. Karena, akan ada pengelompokan kuota masing-masing cabor, utamanya yang mengirim atlet beregu atau sendirian,” paparnya.
Namun karena Cabor itu sudah memiliki data atlet masing-masing, maka secara otomatis akan dikirim secara langsung ke provinsi dengan disesuaikan kuota. Sedangkan agenda management skill dan lainnya ada di cabor masing-masing.
Sayangnya meskipun tahun ini ada Sembilan cabor eksebisi, anggaran yang disiapkan KONI Klungkung untuk Porjar 2024 hanya Rp 7,5 Miliar. Dan agar para atlet lebih semangat, pihaknya akan memberikan penghargaan berupa pembiayaan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama satu tahun.
Dengan demikian, KONI Klungkung berharap para atlet lebih banyak mendulang medali sehingga pencapaian pada Porjar tahun lalu bisa lebih meningkat. Seperti halnya tahun lalu ada cabor Panjat Tebing, Muaythai dan Kabbadi yang berhasil memperoleh medali dan Klungkung ada pada rangking enam.
“Target emas sebanyak-banyaknya. Tahun lalu kita dapat 41 emas dan didominasi cabor atletik. Tahun ini kita harapkan hasilnya lebih baik dari tahun lalu,” tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana