BALI EXPRESS - Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, dilanda kecemasan jelang laga krusial melawan Guinea di playoff perebutan tiket Olimpiade Paris 2024.
Kekuatan lini belakang timnya di ambang kehancuran karena absennya dua pilar utama.
Kapten Rizky Ridho harus menepi akibat kartu merah di semifinal Piala Asia U-23, sedangkan Justin Hubner tak dilepas klubnya, Cerezo Osaka.
"Jujur, skuad kita pincang sebelum lawan Guinea. Bisa dibilang lini belakang hampir runtuh," ungkap Shin dalam konferensi pers, Rabu (8/5) malam.
"Memang, Justin tidak dilepas Cerezo Osaka. Saya mengerti pihak klubnya. Tapi ini pertandingan terakhir, sangat disayangkan karena tim Indonesia jarang lolos Olimpiade," tambahnya.
Di atas kertas, Guinea jauh lebih diunggulkan. Negara Afrika itu duduk di peringkat 76 FIFA, jauh di atas Indonesia yang di urutan 134.
Shin sudah menganalisa kekuatan Guinea lewat video dan mengakui ketangguhan mereka.
"Guinea tim yang sangat baik dan kuat, banyak pemainnya bermain di Eropa. Ini hal yang dikhawatirkan," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.
Selain itu Shin Tae-yong juga sempat menyoroti kritikan para netizen Indonesia untuk anak asuhnya.
Seperti diketahui, salah satu bintang timnas U-23, Marselino Ferdinan, dihujani kritik usai penampilannya di Piala Asia U-23 melawan Irak.
Para netizen menganggap Marselino Ferdinan terlalu egois dan bermain sendiri.
Sata itu, mereka juga minta mencoret mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.
Shin mengakui kesalahan Marselino dan meminta maaf kepada fans.
"Saya melihat ada kesalahan Marselino. Saya seharusnya memberi saran, tapi tidak sempat. Ini juga kesalahan saya. Mohon maaf kepada penggemar," kata Shin.
Garuda Muda akan bertarung melawan Guinea di Clairefontaine, Paris, pada Kamis (9/5) pukul 20.00 WIB untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke Olimpiade Paris 2024. ***