BALIEXPRESS.ID – Pemain naturalisasi Ragnar Oratmangoen kini dirumorkan akan masuk ke salah satu klub Liga 1 yaitu Bali United. Namun, netizen banyak menolak. Dan menyarankan menyusul Jordi Amat ke Liga Malaysia.
Kabarnya, Ragnar Oratmangoen tidak akan dipakai lagi oleh FC Groningen, klubnya yang kini promosi ke Eredivisie, Liga Utama Belanda.
Ragnar Oratmangoen pun terancam tidak memiliki klub jika Groningen tidak melanjutkan kontraknya yang sebetulnya masih sampai 2025.
Pada musim lalu, sebetulnya Ragnar dipinjamkan ke Fortuna Sittard, dengan harapan bisa dikontrak permanen. Namun, kabarnya Fortuna juga tidak berminat mengontrak permanen pemain keturunan Maluku ini.
Namun, di tengah belum jelasnya nasib Ragnar di musim depan, saat ini terdapat rumor salah satu klub Liga 1 yaitu Bali United menginginkan Ragnar Oratmangoen untuk bisa bergabung.
Apalagi Ragnar Oratmangoen sempat meluangkan waktu untuk menonton pertandingan Bali United vs Borneo FC di perebutan posisi 3 Liga 1 pada musim 2023/2024.
Tanda-tanda yang semakin kuat Ragnar akan masuk di Bali United terlihat dari CEO Bali United yaitu Yabes Tanuri mengaku tertarik datangkan Ragnar Oratmangoen ke Bali United.
Walau demikiam Yabes mengatakan bahwa harga Ragnar tentu saja tinggi sehingga akan membebani keuangan klub.
Namun siapa sangka dari rumor Ragnar untuk bergabung ke Bali United mendapat kritikan yang pedas dari netizen agar Ragnar tidak bermain di Liga 1.
“Jangan Maen di Liga 1 please,” kata @rfli_whyudii.
“Jangan sampe dah ke Bali,” ujar @m.raffi421.
“Jangan deh nanti melempem di Liga 1,” tandas @nopri_pratama25.
Bukan tanpa alasan, netizen tidak ingin Pemain naturalisasi yang di kerap disapa dengan Wak Haji sampeai masuk di Liga 1 yaitu Bali United.
Pasalnya Ragnar sudah bermain di liga Eropa yang kelasnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Liga 1 Indonesia.
Apabila Ragnar sampai masuk di Liga 1 Indonesia ditakutkan akan mengalami penurunan kualitas.
Para netizen Indonesia menyarankan Ragnar Oratmangoen untuk bisa stay di Liga Eropa atau di Liga lain selain di Liga 1 Indonesia.
“Kalok Asia ya Korea apa Jepang, kalo gak gitu Eropa Timur cocok kayaknya,” tandas @andipelo27_.
“Stay di Eropa aja,” ujar @andrasatrioo.
“Kalo bisa main di Liga Thailand atau Malaysia, kualitas liganya lebih baik dari Liga 1,” kata @ednoven8.
Namun, Ragnar sendiri sampai saat ini belum menyampaikan dia akan masuk di klub mana.
Soal Liga di Asia, memang Liga Indonesia hanya peringkat 28. Masih jauh di bawah Liga Malaysia posisi 13. Di Liga Malaysia ada juga beberapa pemain Indonesia, seperti Saddil Ramdhani dan Jordi Amat.
Liga 1 Indonesia jauh jauh di bawah Liga Thailand yang berada di posisi 8 Asia.
Liga Arab Saudi menjadi yang terbaik, disusul Liga Jepang dan Liga Korsel. ***
Editor : Y. Raharyo