BALIEXPRESS.ID - Heru Cahyono adalah wasit yang bertugas memimpin babak semifinal Championship Series 2023/2024 lalu antara Bali United vs Persib Bandung di leg pertama.
Wasit asal DKI Jakarta itupun cukup adil memimpin laga yang digelar di Bali United Training Center Pantai Purnama, Gianyar dimana laga berakhir imbang 1-1.
Bahkan, di laga itu, Heru Cahyono menjadi wasit pertama di Indonesia yang memutuskan jalannya laga lewat tayangan VAR.
Terbaru, Heru Cahyono mengikuti kursus kepelatihan wasit dan juga VAR yang digelar oleh PSSI.
Lantas, mengapa wasit yang sudah termasuk 'khatam' ini kembali mengikuti kegiatan tersebut?
Dilansir dari laman resmi PSSI, induk organisasi sepakbola Indonesia tersebut menggelar kursus untuk perangkat pertandingan sebagai persiapan menjelang bergulirnya musim kompetisi Liga 1 2024/2025. Kegiatan berlangsung dari tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2024, di Depok.
Materi kegiatan dibawakan oleh Instruktur Wasit FIFA yakni Subkhiddin Mohd Salleh, Wakil Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa, Toshiyuki Nagi dari JFA (Japan Football Association) dan Pratap Singh.
Adapun materi yang diberikan adalah amandemen Law of the Game terbaru dan pelatihan VAR.
Sebagai informasi, bahwa kuota wasit liga 1 musim 2024/2025 adalah sebanyak 29 wasit dan 46 asisten wasit. Dan seluruh pertandingan Liga 1 nantinya akan menggunakan VAR.
Nama wasit dan asisten wasit peserta kursus adalah mereka yang berhasil memiliki performa yang baik dalam satu musim terakhir dan dapat dibuktikan dengan penilaian yang objektif dari penilai wasit setiap pertandingan.
Penilaian tim evaluasi dan disetujui oleh komite wasit PSSI bersama dengan para ahli dari JFA.
Daftar Nama Perserta Kursus Wasit:
- Nendi Rohaendi - Jawa Barat
- Asep Yandis - Jawa Barat
- Rio Putra Permana - Riau
- Yudi Nurcahya - Jawa Barat
- Thoriq Munir Alkatiri - Jawa Barat
- Heru Cahyono – DKI Jakarta
- Naufal Adya Fairuski - Jawa Barat
- Armyn Dwi Suryathin - Sumatera Selatan
- Aidil Azmi - Aceh
- Gedion Dapaherang - DKI Jakarta
- Candra - Sumatera Barat
- Ryan Nanda Saputra - Jawa Barat
- Tomi Manggopa - Sulawesi Utara
- Ginanjar Rahman Latief – Jawa Barat
- Sance Lawita - Sulawesi Utara
- M Erfan Efendi - Jawa Timur
- Aprisman Aranda - Sumatera Barat
- Muhammad Tri Santoso - D.I Yogyakarta
- Muhammad Iqballuddin - DKI Jakarta
- Irfan Wahyu Wijanarko - D.I Yogyakarta
- Agung Setiyawan - Jawa Timur
- Amri Nurhadi - Jambi
- Totok Fitrianto - Sulawesi Utara
- Steven Yubel Poli - Sulawesi Utara
- Pipin Indra Pratama - Jawa Timur
- Eko Saputra - Sumatera Barat
- Axel Febrian Sinaga - DKI Jakarta
- Fibay Rahmatullah - Banten
- Ridwan Pahala - Jawa Barat. ***