BALIEXPRESS.ID - Bali United lahir pada 15 Februari 2025. Peresmian klub diluncurkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar sekaligus sebagai homebase tim.
Pada awal berdirinya, klub yang pertama kali dilatih oleh Indra Sjafri ini masih menggunakan Bali United Pusam (BUP).
Namun, pada tahun 2016 nama BUP kemudian berubah menjadi Bali United setelah disahkan dalam kongres PSSI.
Ada yang hanya datang, duduk, dan menyaksikan pertandingan.
Ada juga yang datang dengan membawa giant flag, drum, lengkap dengan atribut sub suporter itu sendiri sembari melantunkan nyanyian atau chans sepanjang laga.
Berikut sub suporter yang eksis dalam mendukung Bali United:
- Semeton Dewata
Suporter terbesar Bali United dengan sub kelompok seperti Semesta, SD Bangli, SD Klungkung, Semeton Bulldog, Kenwa Negaroa, dan yang lainnya.
Warna khas suporter ini adalah Tridatu yang merupakan tri warna Merah-Putih-Hitam.
Mereka mendukung dari tribun timur dan barat. Berdiri sejak 2015 dengan maskot unik yakni Cebol atau Celuluk Bola.
- Brigaz Bali
Kelompok suporter ini sebenarnya sudah ada sejak 2011. Dalam urusan dukungan kepada Bali United, mereka memilik tribun selatan Stadion Dipta sebagai lokasi.
Warna mereka identik dengan hitam dan tanpa jeda melantunkan chant dari menit pertama hingga laga berakhir.
Itulah beberapa sub suporter Bali United yang mendukung perjalanan tim kebanggan masyarakat Bali ini.
Momen kepuasan suporter Serdadu Tridatu terjadi di tahun 2019 dan 2022 dimana Bali United berhasil menjadi juara Liga 1 secara beruntun. (*)
Editor : I Made Mertawan