BALIEXPRESS.ID - Semeton Dewata nampaknya masih 'alergi' dengan kehadiran Stefano Cugurra di tim pelatih Bali United.
Bahkan sebelumnya menyuarakan kosongkan Dipta atau ogah datang ke Stadion Dipta jika Teco masih menjadi pelatih kepala.
Kemenangan telak Bali United atas Persik Kediri di pekan ke-1 Liga 1 2024/2025 nampaknya masih belum mujarab menjadi 'obat penawar benci' suporter kepada Teco.
Hasilnya terlihat di laga kedua saat menjamu Semen Padang pada 18 Agustus 2024.
Hanya 5.311 pasang mata yang hadir di kursi penonton dalam mendukung Ricky Fajrin dkk menumbangkan Kabau Sirah.
Menurunnya kehadiran penonton di Stadion Dipta bukan tanpa sebab.
Alasannya karena Stefano Cugurra sosok yang dari beberapa musim ke belakang kurang mendapat tempat di hati suporter.
Pasalnya, permainan Serdadu Tridatu dianggap tak menampilkan semangat juang Puputan dan sosok Teco dinilai pelatih yang miskin taktik oleh para haters.
Bahkan saat ajang Piala Presiden 2024 lalu dimana Bali United sebagai tuan rumah, gairah suporter lesu untuk menonton langsung.
Dari 3 kali match jumlah penonton yang hadir mencapai 11.681 orang.
Jumlah tersebut masih belum maksimal jika melihat kapasitas stadion yang mencapai 15 ribu kursi.
Jika dirata-ratakan, per satu kali laga Bali United di Piala Presiden 2024 hanya 3-4 ribuan penonton.
Bali United Bangkit di Liga 1 Musim 2024/2025: Kemenangan Beruntun dan Posisi Top Klasemen
Apakah Anda masih ingat hasil Bali United di dua laga awal Liga 1 musim 2023/2024 lalu? Pada musim tersebut, Serdadu Tridatu mengalami hasil buruk, tanpa meraih satu poin pun setelah kalah beruntun di dua laga awal.
Pada laga pembuka musim lalu, Bali United dipermalukan di kandang sendiri oleh PSS Sleman, kemudian di pekan berikutnya, mereka juga kalah dari Borneo FC.
Hasil tersebut memicu kritik tajam dari suporter terhadap pelatih Stefano Cugurra.
Namun, situasinya berbeda di awal Liga 1 musim 2024/2025.
Kali ini, Stefano Cugurra berhasil membayar tuntas kekecewaan musim lalu dengan membimbing Bali United meraih kemenangan beruntun.
Pada laga tandang melawan Persik Kediri, Ricky Fajrin dan kawan-kawan meraih kemenangan telak 3-1. Terbaru, Bali United sukses mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Dengan dua kemenangan berturut-turut, Bali United kini berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 6 poin.
Meski demikian, posisi mereka masih harus bersaing ketat karena PSM Makassar dan Borneo FC juga mengumpulkan poin yang sama.
Selain itu, Persib Bandung yang akan bertanding melawan Dewa United sore nanti, bisa mempengaruhi persaingan di papan atas. Jika Persib menang, persaingan di klasemen atas dipastikan akan semakin sengit. ***
Editor : I Putu Suyatra