BALIEXPRESS.ID - Terdapat 9 pemain Bali United yang tampil konsisten menjadi starter atau 11 pilihan utama di dua laga awal Liga 1 musim 2024/2025. Bahkan, salah satunya sedang gacor dengan torehan 3 gol.
Pertama ada nama Elias Dolah. Center back Timnas Thailand tersebut memang rutin menjadi starter bahkan sejak ia didatangkan ke Bali United.
Selain Dolah, ada nama Ricky Fajrin sekaligus kapten tim. Ricky Fajrin memang sosok yang jarang berada di bangku cadangan, bahkan ia menjadi satu-satunya pemain Bali United dengan menit bermain paling banyak sejak 2015 silam.
Lalu ada nama Made Andhika Wijaya. Full back kanan ini mulai mendapat tempat di skuad utama setelah cukup lama tersisih karena kehadiran Novri Setiawan.
Tapi, semenjak Novri cedera dan mendapat larangan bermain, Andhika Wijaya kembali mendapat sentuhan terbaiknya.
Bergeser ke depan, ada nama Brandon Wilson. Sempat diragukan di Bali United, pemain berdarah Botswana-Australia tersebut menjadi sosok sentral di lini tengah saat ini. Lalu ada tandem Brandon Wilson yakni Made Tito Wiratama.
Jebolan akademi Bali United ini tampil menawan di awal musim, termasuk Piala Presiden. Di pekan ke-2 lalu, ia mendapat predikat pemain muda terbaik versi Liga 1.
Yang kentara adalah Yabes Roni. Mantan pemain Timnas Indonesia U19 era Indra Sjafri ini mulai mendapat tempat di hati Stefano Cugurra.
Hanya saja, posisinya dirotasi menjadi full back kiri menggantikan Ricky Fajrin.
Yabes sudah dua kali menjadi starter di laga awal, namun di pekan ketiga nanti berpeluang absen karena ia mendapat dua kartu kuning.
Kemudian nama Privat Mbarga yang tak bisa dikesampingkan. Meski kerap mendapat hujatan dari suporter sendiri, Privat Mbarga membuktikannya dengan 3 gol yang telah ia cetak di dua laga awal. Ia saat ini berada di jajaran top skor sementara Liga 1.
Rahmat Arjuna Rezki, namanya tak boleh dikesampingkan. Regulasi PSSI yang mewajibkan pemain muda menjadi starter minimal selama 45 menit menjadi kesempatan emas bagi Rahmat Arjuna.
Sejak musim lalu, jebolan Bali United Youth ini rutin menjadi pilihan utama pelatih Stefano Cugurra di lini serang.
Terakhir ada Everton Nascimento. Meski dua laga ia belum bisa mencetak gol, namun kehadiran menjadi momok bagi lini pertahanan.
Tampaknya, Everton bukan di plot sebagai goal gater melainkan sebagai pemantul. Tugas yang sama ketika Ilija Spasojevic masih berseragam Bali United.
Editor : Nyoman Suarna