BALIEXPRESS.ID - Asisten pelatih khusus striker Timnas Indonesia, Yeom Ki-hun, memberikan pandangannya setelah memimpin sesi latihan yang melibatkan beberapa penyerang utama Skuad Garuda, seperti Hokky Caraka, Ramadhan Sananta, dan Dimas Drajad.
Dalam keterangannya, mantan top scorer di turnamen Korean FA Cup 2019 ini mengungkapkan bahwa kualitas striker Timnas Indonesia sebenarnya melebihi ekspektasinya.
Yeom Ki-hun mengakui bahwa awalnya ia sedikit terkejut dengan performa para penyerang Timnas Indonesia.
Pada awalnya, dia mengira para striker Timnas Indonesia kekurangan kekuatan, justru kenyataannya adalah sebaliknya.
"Jujur, saya pikir tadinya para striker Timnas Indonesia kekurangan power," ujar Yeom Ki-hun kepada awak media di Lapangan A, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/8/2024) dilansir dari Antara.
Menurutnya, meskipun para striker memiliki kekuatan yang baik, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki.
"Bukan power, tapi akurasi. Di saat shooting butuh akurasi. Makanya, tidak ada shooting jarak jauh tapi jaraknya dekat dari kotak penalti karena masalah akurasi," tandasnya.
Dia juga menyoroti keseimbangan pemain saat menerima bola, yang sering kali menyebabkan mereka kehilangan penguasaan.
"Setelah menerima bola juga mereka tidak tahu caranya, makanya sering hilang," jelasnya.
Sontak, sejumlah netizen pun mengomentari pernyataan coach Yeom dalam unggahan Instagram @arsiptimnas.
"Di klub ada pelatih striker ga sih?" tanya @abroadnesia
"Asli, striker lokal suka kaya kebingungan kalo udah megang bola," kata @sergiosamizu._
"Gass coach latih sampe jadi Haaland semua," tandas @rizal_prass menyebut striker Manchester City asal Norwegia.
"Yuk coach gembleng terus sampai kaya Erling Haaland 3 pertandingan 2 hattrick," kata @christoperwillyy
"Njir dalem amat coach kritiknya, padahal uda pro loh player Liga 1," ujar @supriadi_rapin
Coach Yeom baru direkrut Shin Tae yong untuk mengasah ketajaman para penyerang Timnas Indonesia menghadapi ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Yeom merupakan eks striker Timnas Korsel. Dia pernah membawa Jeonbuk jadi juara Liga Championg Asia 2005/2006 hingga tiga kali membawa Suwon Samsung Bluewings jadi juara Korea Cup. ***
Editor : Y. Raharyo