Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pernyataan Erick Thohir, Ketua Umum PSSI kepada PT LIB Usai Kericuhan Suporter saat Partai Persib vs Persija

I Putu Suyatra • Selasa, 24 September 2024 | 19:26 WIB
Situasi pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta berakhir dengan kericuhan oknum suporter dengan memasuki area lapangan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Situasi pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta berakhir dengan kericuhan oknum suporter dengan memasuki area lapangan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

BALIEXPRESS.ID - Insiden kericuhan yang melibatkan suporter usai laga panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (23/9), memaksa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turun tangan.

Erick meminta PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) segera melakukan evaluasi total terkait manajemen pengelolaan pertandingan.

"Kerusuhan Usai Laga: Tanggung Jawab Siapa?"

Erick Thohir mengaku kecewa dengan insiden yang terjadi meski pertandingan berjalan lancar.

"Saya sungguh menyesalkan kenapa masih terjadi keributan suporter, apalagi setelah laga selesai. LIB harus bertanggung jawab atas insiden ini, mulai dari suporter hingga manajemen pertandingan, termasuk steward yang bertugas,” tegas Erick.

Pertandingan yang dikenal sebagai "El Clasico Indonesia" tersebut berlangsung cukup keras, namun tetap aman di lapangan.

Persib Bandung berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0, meski kedua tim harus mengakhiri laga dengan 10 pemain.

Marc Klok dari Persib dan Firza Andika dari Persija harus keluar lapangan karena kartu merah.

Video Kericuhan Viral: Apa yang Salah?

Setelah laga usai, beredar video di media sosial yang memperlihatkan suporter turun ke lapangan dan mengintimidasi petugas.

Erick menegaskan bahwa ini tak bisa dibiarkan.

“Saya tunggu laporan resmi dari LIB, tapi kejadian seperti ini tak boleh ditoleransi. LIB harus menjelaskan bagaimana manajemen pertandingan dijalankan saat itu.”

Rangkaian Masalah di Balik Kerusuhan

Kericuhan ini bukan terjadi tanpa alasan. Sebelumnya, Persib Bandung sudah diterpa beberapa masalah internal yang memicu ketegangan.

Pada Kamis (19/9), saat Persib menjamu Port FC di ajang AFC Champions League 2, seorang suporter Persib dikabarkan mendapat intimidasi dari petinggi klub dan tindak kekerasan dari dua pemain Persib. Insiden ini terekam video dan viral di media sosial.

Tak berhenti di sana, pada Jumat (20/9), muncul dugaan pelecehan yang dialami seorang suporter perempuan oleh steward saat pertandingan.

Suporter Persib yang geram dengan kejadian ini kemudian menggelar demonstrasi di Graha Persib pada Sabtu (21/9), menuntut klarifikasi dari manajemen klub. Namun, saat itu, pihak manajemen tidak menemui mereka.

Evaluasi Total Diharapkan dari LIB

Melihat rentetan masalah yang berujung pada kerusuhan suporter, Erick Thohir berharap PT LIB segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki manajemen pertandingan dan memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi.

"Kami harus menjaga sepak bola Indonesia tetap damai. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh dibiarkan," tandas Erick.

Perhatian Erick Thohir terhadap insiden ini diharapkan bisa membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan Liga 1, demi keamanan dan kenyamanan semua pihak yang terlibat. ***

Editor : I Putu Suyatra
#persija #erick thohir #suporter #persib #pssi #pt lib #liga 1