BALIEXPRESS.ID - Bali United baru saja mengalami kejadian memalukan. Dalam pekan ke-10 Liga 1 2024/2025, asuhan Stefano Cugurra dipermalukan PSBS Biak dengan skor 2-0.
Sialnya lagi, kekalahan itu terjadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar yang notabene markas sendiri.
Namun di laga itu Serdadu Tridatu bertindak sebagai tim tamu karena PSBS Biak menggunakan Stadion Dipta sebagai kandang di musim ini.
Selain kalah, efek domino lain yang didapat Bali United adalah kemenangan beruntun selama 4 pekan otomatis tumbang.
Baca Juga: Jika Menang Lawan Jepang, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Bisa Melonjak; Ini Kalkulasi Poinnya
Begitu juga laga dengan 6 kali tak terkalahkan langsung sirna. Terakhir kali Bali United menelan kekalahan saat dijamu Borneo FC di pekan ke-3 lalu.
Kekalahan itu, juga membuat pelatih Stefano Cugurra pusing. Bukan karena rekor patah melainkan karena harus menunggu lama laga selanjutnya.
Seperti diketahui, usai pekan ke-10 Liga 1 diliburkan karena memasuki agenda FIFA dimana Timnas Indonesia akan melanjutkan perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Statemen Stefano Cugurra Usai Bali United Keok di Kaki PSBS Biak; Kita Harus Akui Kekalahan Ini
"Setelah ini liga diliburkan dan saya rasa berpengaruh ke pemain. Fokus dan sentuhan jadi hilang," ujar Stefano Cugurra.
Stefano Cugurra pun tak menyalahkan agenda FIFA tersebut dan dia tetap menghormati kepentingan yang lebih besar.
"Kami harus kasih libur ke pemain, setelah itu semua kerja keras lagi," imbuhnya.
Tapi faktanya, paska agenda FIFA berakhir pada bulan Oktober lalu, Bali United semakin gacor.
Buktinya 2 kemenangan beruntun diraih saat mengalahkan Persita Tangerang dan Persis Solo.
FIFA Matchday di bulan ini berlangsung pada 15 hingga 20 November.
Setelah itu, Liga 1 kembali dilanjutkan dimana Serdadu Tridatu menghadapi Dewa United pada 23 November 2024. (*)