BALIEXPRESS.ID - Kevin Diks telah resmi menjadi WNI. Artinya, ia sudah mendapat lampu hijau membela Timnas Indonesia.
Tenaga pemain FC Copenhagen tersebut dibutuhkan untuk memperkuat skuad asuhan Shin Tae-yong dalam perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Diks termasuk pemain dengan nilai pasar cukup mahal di Eropa. Dilihat di situs Transfermarkt, Diks memiliki nilai pasar Rp 69,53 miliar.
Otomatis, Diks menjadi pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar termahal kedua setelah Mees Hilgers. Sekadar catatan, Mees memiliki nilai pasar Rp 173,82 miliar.
Selain itu, nama Kevin Diks menggeser 'Si Profesor' Thom Haye yang sebelumnya berada di urutan kedua.
Thom Haye yang bermain untuk Almere City ini memiliki nilai pasar Rp Rp 52,14 miliar.
Dengan hadirnya Kevin Diks, praktis membuat nilai pasar Timnas Indonesia secara keseluruhan semakin meningkat.
Masih dalam situs Transfermarkt, sebelum Kevin Diks masuk total market value Skuad Garuda mencapai Rp 477,56 miliar.
Jika ditambah dengan harga Kevin Diks, total market value nya menjadi Rp 547,09 miliar.
Jumlah tersebut semakin menegaskan Indonesia menjadi timnas dengan nilai pasar paling tinggi di Kawasan ASEAN.
Bahkan, sebelum Kevin Diks bergabung saja skuad Garuda menempat posisi ke-8 Asia dan 100 besar dunia.
Sekadar catatan, Diks telah resmi diambil sumpahnya menjadi WNI pada Jumat 8 November 2024 di Copenhagen, Denmark.
Proses naturalisasi Kevin Diks dilakukan bersamaan dengan dua pesepakbola wanita yang juga di naturalisasi yakni Estella Loupattij, dan Noa Leatomu. (*)