BALIEXPRESS.ID - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, belum kapok melakukan selebrasi knee slide (meluncur dengan lutut) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Dia janji akan melakukan selebrasi itu di Stadion GBK jika cetak gol ke gawang Jepang atau Arab Saudi meski pernah mengalami luka-luka pada lututnya usai selebrasi dalam laga melawan Filipina pada 11 Juni 2024 lalu.
Thom Haye mengatakan itu saat berbincang dengan Neal Petersen di kanal Youtube The Haye Way yang tayang Kamis (14/11/2024).
Diketahui, Timnas Indonesia menghadapi laga kandang melawan Jepang dan Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 15 dan 19 November 2024 mendatang.
Dalam perbincangan tersebut, Haye mengatakan, akan ada dukungan yang luar biasa dari para suporter.
Sekalipun Jepang merupakan tim terkuat di Grup C, dia pun optimistis dengan dukungan suporter tuan rumah dapat memberikan suntikan semangat bagi tim Garuda.
"Kami juga telah menunjukkan bahwa bermain di kandang dengan semua dukungan yang kami dapatkan, sangat sulit bagi lawan untuk menghadapi kami di sana," katanya.
Ia menambahkan bahwa fokus penuh pada laga kandang akan menjadi kunci, dan energi yang dihasilkan oleh suporter di stadion adalah faktor penting.
"Dengan semua dukungan yang kami dapatkan, kami akan memberikan segalanya sebaik mungkin. Jadi ya, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang bagus," jelas pemain berusia 29 tahun ini.
Neal Petersen menanyai Thom Haye apakah akan kembali melakukan selebrasi knee slide atau meluncur dengan lutut jika mencetak gol.
"Saya melihat lapangan baru di GBK dan sepertinya siap untuk selebrasi itu," ujarnya lantas tertawa.
Namun, Thom Haye mengatakan, sebetulnya tidak terlalu memikirkan soal selebrasi. Dia akan fokus meraih poin di kandang dalam pertandingan tersebut.
"Jujur, saya tidak ingin memikirkan hal seperti itu sebelum pertandingan. Tapi jika itu terjadi, pasti akan menjadi momen yang indah," tutup pemain Almere City FC ini.
Rumput Lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno saat ini memang sudah lebih baik daripada saat laga lawan Filipina. Pihak pengelola GBK melakukan penanam ulang rumput lapangan tersebut. ***
Editor : Y. Raharyo