BALIEXPRESS.ID – Laga Madura United melawan Bali United pada Jumat (20/12) di Stadion Gelora Bangkalan menghadirkan situasi unik.
Kedua tim tidak didampingi oleh pelatih kepala. Di balik absennya pelatih utama, tanggung jawab besar kini berada di pundak para karteker.
Di kubu tuan rumah, Rahmad Basuki, yang bertindak sebagai karteker, memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan tim.
Meski demikian, ia tetap optimistis dengan kesiapan para pemainnya.
“Persiapan berjalan baik, para pemain terlihat sangat antusias. Tidak semua hal bisa diperbaiki dalam waktu sesingkat ini, tapi saya mencoba yang terbaik untuk melawan Bali United. Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Rahmad.
Madura United pernah menghadapi situasi serupa di awal musim saat pergantian pelatih terjadi.
Mereka mampu tampil solid meskipun harus beradaptasi dengan cepat.
Rahmad pun percaya, absennya pelatih kepala tidak akan terlalu memengaruhi performa tim.
Namun, ia mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
“Kami sudah bermain lebih baik, tapi finishing masih menjadi masalah. Semoga kali ini bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Kiper Madura United, Aditya Harlan, juga menunjukkan tekad kuat untuk membantu tim meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
“Insyaallah, kami optimistis bisa meraih tiga poin. Kami akan menjalankan instruksi coach Rahmad dengan sebaik mungkin,” kata Aditya.
Sementara itu, di kubu Bali United, tanggung jawab besar diemban oleh asisten pelatih Kleberson dos Santos.
Ia menegaskan absennya Stefano Cugurra (Teco) tidak akan memengaruhi kekompakan tim.
“Kami tetap menjalankan sistem yang sama. Teco memberikan arahan taktikal meskipun tidak bisa mendampingi di lapangan. Persiapan kami matang untuk menghadapi Madura United,” ujar Kleberson dalam sesi jumpa pers, Kamis (19/12).
Menurut Kleberson, dukungan penuh suporter Madura United akan menjadi tantangan tambahan bagi tim Serdadu Tridatu.
Namun, ia percaya Bali United mampu menghadapi tekanan tersebut.
“Madura United adalah tim dengan pemain-pemain berkualitas. Kami menghormati mereka dan akan berusaha maksimal,” tutup Kleberson.
Laga ini akan menjadi adu cerdik antara dua karteker, Rahmad Basuki dan Kleberson dos Santos.
Siapa yang mampu meracik strategi terbaik untuk membawa timnya meraih kemenangan? Semua akan terjawab di Gelora Bangkalan. (*)
Editor : Nyoman Suarna