BALIEXPRESS.ID- Bali United kembali membuat gebrakan di bursa transfer Januari ini.
Dalam laman resminya terungkap bahwa Bali United bakal mengumumkan pemain anyar, Boris Kopitovic.
Kehadiran pemain asing ini diharapkan memperkuat Bali United jelang laga tunda melawan Persib Bandung pada Selasa (7/2/2025).
Boris Kopitovic, striker berusia 29 tahun asal Montenegro, bukanlah nama asing di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Boris Kopitovic merupakan mantan top skorer Liga Singapura 2022 sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub Tampines Rovers.
Musim ini saja, Boris telah mencetak 16 gol dari 20 pertandingan di Liga Singapura 2024/2025.
Sejak bergabung dengan Tampines Rovers pada 2020, Boris mencatatkan 110 gol dan 41 assist dari 138 pertandingan.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi Tampines Rovers (@tampinesrovers), klub asal Singapura itu menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Boris selama empat tahun terakhir.
“Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Boris Kopitovic setelah perjalanan yang tak terlupakan dalam warna Kuning dan Hitam kami sejak 2020,” tulis akun Instagram @tampinesrovers.
Kedatangan Boris menjadi tambahan amunisi penting bagi Pelatih Bali United Stefano Cugurra untuk memperkuat lini serang.
Namun, Teco-sapaan akrab Stefano Cugurra dipastikan belum selesai dengan perburuan pemain di bursa transfer kali ini.
Teco sebelumnya menerangkan bahwa idealnya akan ada tiga atau empat pemain yang akan bergabung di putaran kedua nanti.
Hal itu karena tiga pemain lokal mereka tengah menjalani masa pemulihan dari cedera dan naik meja operasi.
Selain itu, kuota slot pemain asing masih tersisa satu untuk Serdadu Tridatu di musim ini.
"Ini situasi tergantung dari bursa transfer pemain, dimana kami rencana dapat tiga atau empat pemain baru untuk memperkuat tim. Saat ini kami punya 3 pemain yang cedera dan harus operasi sehingga kami butuh pemain tambahan lagi untuk konsisten di putaran kedua," ujar Teco.
Seperti diketahui, tiga pemain yang telah melakukan operasi dan tengah menjalani pemulihan cedera ialah Made Tito, Gede Sunu dan Bagas Adi.
"Pemain asing kami masih kurang satu karena baru 7 pemain asing dan kami ingin melengkapi kuota asing sesuai regulasi. Mayoritas tim lain memiliki jumlah pemain asing sesuai kuota regulasi," jelasnya.
Menurut Teco, dari awal memang ia menginginkan melengkapi kuota pemain asing karena pada putaran pertama kadang tidak lengkap bermain dengan jumlah pemain asing.
"Lawan kadang bisa memanfaatkan kuota itu dengan melakukan pergantian pemain asing dengan pemain asing," jelas Teco. (*)
Editor : I Made Mertawan