BALIEXPRESS.ID - Kekalahan telak Timans Indonesia dari Australia pekan lalu tak hanya menyisakan kekecewaan, tetapi juga memicu isu panas di kalangan penggemar sepak bola.
Pergantian pelatih Shin Tae-yong menjadi sorotan, namun yang lebih mengejutkan adalah tudingan terhadap Mees Hilgers, yang dinilai tidak bermain dengan sepenuh hati untuk Timnas Indonesia.
Cedera atau Alasan? Tren Aneh Mees Hilgers Disorot
Komentator sepak bola ternama, Bung Harpa, mengungkap dugaan menarik: Mees Hilgers selalu mengalami cedera saat Indonesia kalah.
Baca Juga: Brutal! OPM Serang Nakes dan Guru di Yahukimo, Pemerintah Wajib Bertindak Tegas
-
Saat Indonesia kalah dari China tahun lalu, Hilgers cedera.
-
Melawan Australia pekan lalu, ia kembali mengalami cedera.
-
Jelang laga kontra Bahrain (25 Maret), ia juga dinyatakan absen dan langsung dipulangkan ke Belanda untuk pemulihan.
Hal ini memicu opini liar di kalangan netizen. Apakah Hilgers benar-benar cedera atau hanya mencari alasan?
Fakta Mengejutkan: Hilgers Main di Twente Setelah ‘Cedera’
Isu makin panas setelah beredar kabar bahwa Mees Hilgers justru turun membela Twente FC di Belanda hanya beberapa hari setelah dinyatakan cedera.
Bung Harpa pun semakin gencar mengkritik sang bek, menyebutnya tak memiliki rasa cinta terhadap Timnas Indonesia.
Bahkan, opini liar berkembang di media sosial, menyebut Hilgers sebagai “pengkhianat” yang lebih mementingkan klubnya dibanding Garuda.
Baca Juga: GEGER! H-5 Pengerupukan, Ogoh-ogoh Banjar Wangaya Kelod Hangus Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya
Netizen Murka, Mees Hilgers Bungkam
Di berbagai platform media sosial, gesekan semakin memanas. Banyak netizen yang mempertanyakan loyalitas Hilgers, mengingat statusnya sebagai pemain dengan nilai pasar tinggi.
Namun, hingga saat ini, Mees Hilgers belum memberikan pernyataan apa pun mengenai tudingan tersebut.
Akankah Hilgers akhirnya buka suara? Atau justru memilih diam dan membiarkan isu ini semakin liar? ***
Baca Juga: Haikal Pratama, Sosok Dukun di Era Modern yang Menyembuhkan Pasien Dengan Berbagai Ramuan Herbal
Editor : I Putu Suyatra