Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Turnamen Petanque Jadi Ajang Pembibitan Atlet Klungkung Menuju Porprov

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 10 April 2025 | 16:18 WIB
DIBUKA : Pembukaan Turnamen Petanque “Puputan Klungkung IV” yang digelar di Lapangan Petanque, GOR Swecapura Gelgel, Kamis (10/4/2025).
DIBUKA : Pembukaan Turnamen Petanque “Puputan Klungkung IV” yang digelar di Lapangan Petanque, GOR Swecapura Gelgel, Kamis (10/4/2025).

BALIEXPRESS.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan cabang olahraga (cabor) di daerah, termasuk petanque.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Turnamen Petanque “Puputan Klungkung IV” yang digelar di Lapangan Petanque, GOR Swecapura Gelgel, Kamis (10/4/2025).

Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menegaskan turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah penting dalam proses regenerasi dan pemetaan potensi atlet muda yang akan dipersiapkan menuju ajang multi-event seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kami konsisten mendorong peningkatan kualitas pembinaan sejak di akar rumput. Turnamen lokal seperti ini sangat strategis untuk menjaring atlet potensial, sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan teknik dan strategi para atlet,” ujar Gde Anom.

Menurutnya, cabang olahraga petanque memiliki potensi besar di Klungkung. Pada Porprov 2022, tim petanque Klungkung berhasil menyabet satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Sementara dalam ajang Porjar Provinsi 2024, petanque Klungkung menempati peringkat ketiga dengan raihan lima emas, empat perak, dan sembilan perunggu.

Senada dengan itu, Wakil Ketua I KONI Klungkung, I Nyoman Widana, yang mewakili Ketua Umum KONI saat pembukaan turnamen, menekankan pentingnya event ini sebagai wadah pembibitan atlet. “Turnamen ini kami jadikan sebagai langkah strategis dalam menyiapkan atlet-atlet muda menuju Porprov mendatang. Dengan pembinaan berkelanjutan, kami optimistis petanque Klungkung bisa terus berprestasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan atlet unggul tidak bisa dilakukan secara instan. “Prestasi harus melalui proses panjang. Turnamen ini adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” imbuh Widana.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, I Wayan Widiadnyana, mengatakan event tahunan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai seleksi awal untuk menjaring atlet potensial yang akan dibina lebih lanjut. Namun demikian, para juara belum otomatis menjadi atlet yang akan dikirim dalam ajang Porsenijar.

“Kami akan lakukan latihan rutin bagi para peraih juara 1, 2, dan 3. Selanjutnya akan diseleksi kembali dengan mempertimbangkan aspek teknik, strategi, kedisiplinan, dan kemandirian. Kami ingin membentuk atlet-atlet yang benar-benar siap bersaing,” jelas Widiadnyana.

Baca Juga: Tiga Ranperda Strategis Disepakati DPRD dan Bupati Buleleng, Fokus pada Ekonomi dan Infrastruktur

Kejuaraan yang dilaksanakan pada 10–11 April ini diikuti oleh 136 pelajar dari berbagai tingkatan sekolah, yakni 72 peserta dari SD/MI, 45 peserta dari SMP/MTs, dan 19 peserta dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Klungkung. Turnamen ini rutin digelar setiap April, bertepatan dengan peringatan Hari Puputan Klungkung dan HUT Kota Semarapura.

Bupati Klungkung, I Made Satria, turut hadir membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta. “Petanque mengajarkan kita fokus, ketelitian, dan sportivitas. Semangat Puputan Klungkung harus menjadi inspirasi dalam bertanding – keberanian, harga diri, dan pengorbanan demi kehormatan,” ucapnya.

Bupati berharap, ajang seperti ini mampu semakin memasyarakatkan olahraga petanque di Klungkung sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di kancah provinsi, nasional bahkan internasional. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#Pembinaan #pengembangan #olahraga #turnamen #Petanque #klungkung #koni