Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ditekuk Jepang 6-0, Komentator Senior Binder Singh Sebut Timnas Indonesia Tanpa Arah: Begini Sarannya

Putu Mita Damayanti • Rabu, 11 Juni 2025 | 22:51 WIB
KOMENTATOR: Komentator senior Binder Singh soroti kekalahan hingga pola permainan Timnas Indonesia.
KOMENTATOR: Komentator senior Binder Singh soroti kekalahan hingga pola permainan Timnas Indonesia.

BALIEXPRESS.ID — Harapan publik untuk melihat Timnas Indonesia memberikan perlawanan sengit pupus seketika.

Di laga terakhir babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Tim Garuda harus menelan pil pahit setelah dihajar Jepang 6-0, dalam laga yang menunjukkan ketimpangan luar biasa antara kedua tim.

Statistiknya tragis: 0 tembakan ke gawang, 0 sepak pojok, dan hanya 1 crossing yang masuk ke kotak penalti itu pun setelah menit ke-80.

Kekalahan dan performa Timnas menjadi sorotan komentator senior Binder Singh.

"Ini bukan sekadar kalah. Ini sudah alarm bahaya. Jepang memang kuat, tapi kalau kita kalah sampai 6-0 tanpa bisa berbuat apa-apa. Itu artinya bukan cuma kualitas yang kalah, tapi konsep bermain pun enggak ada," ujar Bung Binder dalam kanal YouTube-nya.

Menurut Bung Binder, para pemain Indonesia sebenarnya punya potensi dan sebagian besar bahkan bermain di Eropa. Namun di laga ini, mereka terlihat seperti “bermain tanpa peta”.

"Lari ke sana kemari, coba tackle, coba pressing, tapi enggak efektif. Kenapa? Karena enggak main sebagai satu unit. Permainan kita ngawur. Saya bahkan enggak tahu apa taktiknya Patrick C di pertandingan ini," lanjutnya.

Sementara itu, Jepang yang bahkan menurunkan 7 pemain debutan, tampil percaya diri dan disiplin. Gol-gol mereka sebagian besar tercipta dari pergerakan tanpa bola, memperlihatkan bagaimana sistem permainan mereka berjalan dengan rapi baik pemain inti maupun lapis keduanya.

"Jepang itu enggak punya tim A atau B. Jepang ya tetap Jepang. Fondasi mereka kuat, cara mainnya jelas, pemainnya cerdas. Kita? Masih ribut passing jarak pendek dan hilang bola di bawah tekanan," kritik Bung Binder.

Meski tetap lolos ke round 4, kekalahan ini memperlihatkan bahwa Indonesia masih jauh tertinggal.

Bung Binder memperingatkan, jika permainan seperti ini terus berlanjut, maka di babak berikutnya yang mungkin akan menghadapi tim seperti Korea Selatan atau Arab Saudi Timnas Indonesia bisa kembali jadi bulan-bulanan.

"Saya enggak pernah berharap kita menang lawan Jepang, tapi kalah 6-0? Enggak ada konsep, enggak ada perlawanan, itu yang bikin sakit. Harusnya ini jadi bahan evaluasi besar, bukan sekadar hasil yang dimaklumi," tegasnya.

Indonesia boleh bangga sudah lolos ke fase berikutnya, tapi Bung Binder mengingatkan, "Kalau mau masuk Piala Dunia, jangan sampai main ngawur begini. Ingat, lolos itu satu hal layak bersaing itu hal lain." (*)

Editor : Nyoman Suarna
#senior #timnas #komentator #jepang #indonesia