BALIEXPRESS.ID – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025, KONI Kabupaten Klungkung menggelar pelatihan hypno sport bagi para atlet sebagai upaya memperkuat kesiapan non-teknis menjelang laga.
Tak hanya fokus pada peningkatan fisik dan teknik, KONI Klungkung kini mulai menaruh perhatian besar pada aspek mental sebagai salah satu kunci kemenangan.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai Rabu (16/7/2025) di Gedung KNPI Klungkung ini diikuti penuh antusias oleh para atlet.
Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan mental menjadi faktor penting yang turut menentukan hasil pertandingan.
“Jangan hanya lihat siapa lawannya. Yang paling utama adalah bagaimana kita menguasai mental kita sendiri. Sekitar 30 sampai 35 persen kemenangan itu ditentukan oleh kesiapan mental,” tegasnya.
Ia menjelaskan, porsi kekuatan fisik diperkirakan menyumbang 15 hingga 60 persen performa seorang atlet, sedangkan keterampilan teknis melengkapi sisanya. Oleh karena itu, pembinaan menyeluruh yang mencakup fisik, teknik, dan mental mutlak diperlukan secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk dorongan tambahan, Agung Anom juga memberikan motivasi khusus berupa janji kenaikan bonus jika atlet mampu membawa Klungkung masuk 4 besar pada ajang Porprov nanti.
“Kalau Klungkung bisa tembus 4 besar, bonus Rp60 juta itu bisa dinaikkan,” ungkapnya disambut tepuk tangan dan sorak semangat para atlet.
Sementara itu, Trainer Hypno Sport, Jhon Seran, menjelaskan bahwa metode hypno sport tidak sekadar memberikan relaksasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan fokus, ketenangan, serta rasa percaya diri para atlet saat bertanding.
“Hypno sport ini bukan pengganti latihan fisik atau teknik, tetapi pelengkap yang dapat mengoptimalkan seluruh potensi atlet. Bahkan, bisa mempercepat pemulihan cedera dan menjaga semangat bertanding,” jelasnya.
Dengan pelatihan ini, KONI Klungkung berharap para atlet dapat tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik di Porprov Bali yang akan digelar pada bulan September 2025. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana