BALIEXPRESS.ID- Laga Bali United meladeni Bhayangkara Presisi Lampung FC menjanjikan satu cerita menarik di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/5/2026) sore.
Dalam laga ini, Ricky Fajrin tak hanya bertugas mengawal tembok pertahanan Bali United, tetapi juga akan kembali berhadapan dengan dua sosok yang pernah berjalan bersamanya, yaitu Ilija Spasojevic dan Privat Mbarga.
Kedua mantan pilar lini depan Serdadu Tridatu itu kini menjadi kekuatan utama Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Baca Juga: Gubernur Koster Sampaikan Terima Kasih, Pungutan Wisatawan Asing Capai Rp369 Miliar
Duet mereka bakal menjadi ancaman serius bagi barisan belakang tuan rumah.
Sebagai kapten di lapangan, Ricky Fajrin sudah paham betul karakter dan kualitas keduanya. Itulah yang membuat duel ini terasa lebih emosional.
Ricky pun mengenang sejenak masa-masa ketika mereka mengangkat trofi bersama, sebelum kembali ke realitas bahwa kini mereka berdiri di kubu yang berbeda.
Baca Juga: Paradisus by Meliá Bali Resmi Dibuka, SSIA Mantapkan Langkah di Pasar Wisata Mewah Asia
“Soal bertemu Privat Mbarga dan Spasojevic adalah momen luar biasa karena mereka pemain yang bagus. Kami pernah juara bersama di Bali United, kini kami akan jadi lawan besok. Pastinya saya akan berjuang maksimal bersama Bali, begitu juga mereka akan memberikan yang terbaik bersama Bhayangkara. Saya harap hasil terbaik ada pada kami di Bali United,” tegasnya.
Laga sore ini merupakan pertandingan kandang terakhir musim ini, Ricky Fajrin ikut mengajak suporter untuk memenuhi Dipta dan memberikan dorongan penuh dari tribune.
“Kami dari pemain sudah menyiapkan semuanya dengan baik di latihan. Sebagai laga kandang penutup musim ini, harapannya suporter bisa meramaikan dan memberikan dukungan penuh untuk bersama-sama berjuang menutup musim ini dengan hasil yang baik,” ujarnya.
Pada pertemuan pertama, Bali United harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Kini, kesempatan asuhan Johny Jansen untuk membalas terbuka lebar di kandang sendiri. (*)
Editor : I Made Mertawan