BALIEXPRESS.ID- Ketua Umum Pengkab PBSI Kabupaten Bangli periode 2026–2029, Ni Nyoman Sari Artini, membawa misi membangkitkan prestasi bulu tangkis di daerahnya.
Baginya, pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan, tetapi juga harus didukung kompetisi yang berkesinambungan sejak usia dini.
Komitmen itu disampaikannya saat beraudiensi dengan Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Wayang Genjek Bungkulan Debut di PKB 2026, Tampil Adaptif Tanpa Meninggalkan Pakem
Dalam pertemuan tersebut, Artini meminta dukungan legislatif agar pembinaan atlet bulu tangkis mendapat perhatian lebih.
Salah satu programnya adalah menggelar Bupati Cup sebagai agenda kejuaraan rutin di Bangli, namun itu masih perlu dukungan berbagai pihak, termasuk Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.
Menurutnya, event menjadi ajang memperlihatkan hasil latihan para atlet. "Tidak ada semangat buat atlet kalau tidak ada event," ujar Artini.
Baca Juga: Modus Cari Belut, Pencuri Gondol Motor Petani di Tabanan Saat Bajak Sawah
Artini mengakui prestasi bulu tangkis Bangli masih belum menonjol, namun ia meyakini potensi atlet daerah cukup besar.
Hal itu terlihat dari keberhasilan salah seorang pelajar Bangli meraih juara III Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Potensi tersebut harus dibina melalui kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan.
Selain menghadirkan kejuaraan, Artini juga berencana mengusulkan kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bangli agar bulu tangkis menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Melalui program itu, bibit atlet diharapkan dapat ditemukan sejak dini. "Melalui ekstrakurikuler akan terlihat anak-anak yang memang memiliki hobi dan prestasi," katanya.
Terkait sarana latihan, Artini menilai gedung serbaguna maupun wantilan desa dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembinaan.
Pola tersebut telah terbukti berjalan di Desa Batur Tengah yang mampu menyediakan beberapa lapangan bulu tangkis.
Saat ini PBSI Bangli membina sekitar 50 atlet. Ke depan, pihaknya berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring gebrakan yang akan dilakukan selama memimpin PBSI Bangli.
"Jangan sampai potensi di bangli dilirik oleh kabupaten lain karena keterbatasan perhatian kita,” tandas istri Ketua Pengprov PBSI Bali I Wayan Winurjaya, ini. (*)
Editor : I Made Mertawan