Dua Atlet Bali Antar Indonesia Juara Umum di Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 14:17 WIB
Kontingen Indonesia yang berhasil menjadi juara umum di di Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026. (Ist)
Kontingen Indonesia yang berhasil menjadi juara umum di di Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026. (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Dua atlet asal Bali kembali menunjukkan kemampuannya di ajang internasional setelah mampu meraih juara I dalam Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026 yang berlangsung di Vietnam.

Atlet bulutangkis yang menjuarai nomor ganda putri, yakni Ketut Gyanendra Santy Parta dan I Gusti Ayu Sri Pradnyandari.

Keberhasilan pasangan asal Bali tersebut menjadi salah satu penentu dominasi kontingen Indonesia yang berhasil membawa pulang tiga dari empat gelar yang diperebutkan pada turnamen bulutangkis tingkat Asia Tenggara tersebut.

Baca Juga: Ekosistem Kian Lengkap, Pelaku Industri Optimistis Pasar Motor Listrik Bali Tumbuh

Pasangan ganda putri asal Bali, Ketut Gyanendra Santy Parta dan I Gusti Ayu Sri Pradnyandari, tampil impresif sepanjang Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026.

Menghadapi lawan dari berbagai negara di Asia Tenggara, keduanya mampu menjaga performa hingga sukses menuntaskan partai final dengan hasil membanggakan.

Capaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa atlet muda Bali memiliki daya saing di level internasional.

Baca Juga: Tersangka Pemalsuan Surat Ditahan Polda Bali, Ponglik Apresiasi Penyidik

Tak hanya itu, kontingen Indonesia juga berhasil meraih gelar juara di nomor tunggal putra melalui Aditia Arif Saputra, serta nomor ganda putra yang dipersembahkan pasangan Kana Luthfan Naufal dan Emanuel Randhy Febryto.

Pada sektor ganda campuran, pasangan Zalfa Nazhira Hidayat dan I Putu Satya Wiweka Adnyana juga menunjukkan performa solid sepanjang turnamen hingga tampil sebagai yang terbaik.

Secara keseluruhan, Indonesia tampil dominan selama kejuaraan yang berlangsung di Vietnam.

Baca Juga: Pertama di Dunia, UHN IGB Sugriwa Resmi Buka S3 Pendidikan Bahasa Bali

Meski bertanding di hadapan pendukung tuan rumah, para atlet muda Merah Putih mampu memperlihatkan mental bertanding yang kuat, disiplin menjalankan strategi, serta semangat juang tinggi sehingga berhasil mendominasi sebagian besar nomor pertandingan.

Haier–AQUA SEA Badminton Final 2026 merupakan penyelenggaraan musim keempat turnamen bulutangkis regional yang digagas Haier Group bersama AQUA Elektronik.

Setelah sebelumnya digelar di sejumlah negara Asia Tenggara, edisi 2026 menjadi kali pertama turnamen berlangsung di Vietnam.

Ajang ini menjadi wadah bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai negara untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional sekaligus menguji kemampuan menghadapi pemain terbaik di kawasan.

President Director AQUA Elektronik Indonesia, Yan Xuhong mengatakan, keberhasilan kontingen Indonesia menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda melalui AQUA Cup mulai membuahkan hasil.

“Kami sangat bangga atas perjuangan dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan seluruh atlet kontingen Indonesia. Keberhasilan menyapu tiga gelar juara serta mampu tampil di seluruh partai final menjadi bukti bahwa talenta-talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang,” ujar Yan.

Pihaknya menyebutkan, penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya difokuskan sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi atlet-atlet muda Indonesia.

Melalui kejuaraan tersebut, para pemain memperoleh pengalaman bertanding di tingkat internasional yang diharapkan menjadi bekal penting untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta maupun komunitas bulutangkis mendorong pihaknya untuk terus memperluas penyelenggaraan turnamen ke lebih banyak daerah di Indonesia.

“Pada rangkaian penyelenggaraan tahun 2026, Solo akan menjadi kota terakhir yang menjadi tuan rumah turnamen tingkat nasional sebelum kembali memasuki rangkaian kompetisi regional,” paparnya.

Selain menjadi wadah pembinaan prestasi, turnamen ini juga merupakan bagian dari program sports marketing yang bertujuan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, menerapkan gaya hidup aktif dan sehat melalui olahraga.

Pihak penyelenggara meyakini olahraga tidak hanya membentuk karakter dan sportivitas, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Keberhasilan Indonesia menjadi juara umum di Vietnam sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan atlet dari berbagai daerah mulai membuahkan hasil. Kontribusi dua atlet Bali yang sukses merebut gelar ganda putri menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pulau Dewata, sekaligus diharapkan mampu menginspirasi lahirnya lebih banyak atlet muda Bali yang mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya. (*) 

Editor : Putu Resa Kertawedangga
bali atlet bulutangkis