Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rekomendasi Wisata Bali; Dodol Strawberry Pancasari, Diolah Langsung dari Kebunnya

Dian Suryantini • Senin, 10 Juli 2023 | 23:50 WIB
WISATA DI BALI: Strawberry Pancasari yang diolah menjadi dodol.
WISATA DI BALI: Strawberry Pancasari yang diolah menjadi dodol.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Strawberry di desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Buleleng sangat mudah dijumpai. Buah berwarna merah ini biasanya disajikan menjadi jus. Bisa juga dinikmati langsung dari pohonnya dengan wisata petik strawberry di Bali. Buah strawberry di desa ini sangat mudah didapatkan. Petani strawberry di desa Pancasari pun mulai diolah menjadi panganan yang beragam. Salah satunya adalah dodol.

Beberapa waktu lalu, petani di desa ini mendapat pelatihan membuat dodol. Salah satu bahan utamanya adalah buah strawberry. Dodol yang dihasilkan pun berwarna merah. Warna itu didapat secara alami dari strawberry yang dihancurkan lalu dicampur dengan adonan bakal dodol. Strawberry yang digunakan adalah strawberry lokal. Buahnya didapat dari kebun strawberry milik salah satu petani Gede Adi Mustika.

Pembuatan dodol itu pun langsung dilakukan di areal kebun milik Gede Adi. Tidak hanya Gede Adi, beberapa petani juga turut terlibat dapat pelatihan itu. Pengolahan buah strawberry itu pun dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk pertanian yang dihasilkan. Kegiatan pelatihan itu dalam rangka pengabdian masyarakat berskala internasional Universitas Warmadewa bekerjasama dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA)-Filipina. 

Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa, Luh Suriati mengatakan, pengolahan buah strawberry menjadi produk lain merupakan salah satu solusi mengatasi panen melimpah. Selain dodol, buah strawberry juga diolah menjadi selai. Disamping mengatasi panen melimpah, ini dapat menjadi solusi dalam pemanfaatan produk pertanian desa. 

Selai dan dodol stroberi juga dapat menjadi produk unggulan desa, mengingat Desa Pancasari menjadi salah satu daerah pariwisata yang banyak dikunjungi turis dari berbagai negara. "Buah ini daya simpannya tidak lama dan mudah busuk atau rusak. Jadi menyiasati buah saat panen banyak bisa diolah jadi produk lain," kata dia. 

Sebagai salah satu destinasi Ekowisata pengolahan buah strawberry menjadi produk turunan juga menjadi inovasi dalam mendukung pengembangan desa.  Potensi wisata di Desa Pancasari membuka peluang hadirnya berbagai kegiatan masyarakat yang mendukung kegiatan wisata. Salah satunya adalah kegiatan budidaya strawberry yang dapat mendukung ketersediaannya bahan pangan yang kemudian dapat diolah dan dapat ditawarkan kepada pengunjung, misalkan selai dan dodol stroberi. "Kami libatkan ibu-ibu Kelompok Pengolah Sekar Sari Desa Pancasari saat itu," terang Suriati. 

Sementara itu Adi Mustika mengatakan sebanyak 3 kilogram buah strawberry menjadi bahan dasar pembuatan dodol. Buah itu diambil langsung dari kebun miliknya. "Langsung buat di kebun," ungkapnya Senin (10/7) pagi.

Selain diolah menjadi dodol dan selai, buah strawberry dari kebunnya juga diolah menjadi produk lain. Salah satunya adalah minuman fermentasi. Hasil fermentasi itu dikemas dalam botol kaca dan digunakan sebagai welcome drink serta oleh-oleh. "Jadi sebisa mungkin buah saat panen raya itu tidak terbuang. Karena tidak semua buah bisa terjual dalam waktu singkat. Ini juga bisa menjadi pengetahuan bagi petani strawberry disini sebagai inovasi hasil pertanian," terang Adi.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Strawberry #wisata