BANGLI, BALI EXPRESS- Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli terus berinovasi. Tidak yang fokus menarik kunjungan wisatawan, namun juga mengajak pengunjung peduli lingkungan.
Terbaru, Desa Wisata Penglipuran meluncurkan program ‘We Care Penglipuran’, Kamis 31 Agustus 2023.
Melalui program ini, pengelola Desa Wisata Penglipuran mengajak turis ikut peduli dengan kebersihan desa yang tahun 2027 lalu dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia.
Teknisnya, setiap hari pihak pengelola desa wisata menyiapkan empat kantong sampah ramah lingkungan di loket tiket. Kantong sampah itu diberikan secara acak kepada pengunjung.
Wisatawan yang mendapatkan kantong sampah bisa memungut sampah anorganik di seputaran Desa Wisata Penglipuran. Jika sudah penuh, bisa ditukarkan dengan satu tiket masuk, gratis.
Tiket masuk itu berlaku selama 3 bulan. Tidak harus ditukarkan oleh si pemungut sampah. Boleh diberikan kepada siapa pun. Terpenting tidak lewat sampai 3 bulan.
General Manajer Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa mengatakan, melalui program itu pihaknya ingin memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan.
Selain itu untuk menguatkan brand Penglipuran yang tak hanya dikenal sebagai desa tradisional, namun juga desa terbersih di dunia.
Belakangan ini, turis yang datang ke Penglipuran lebih banyak karena ingin melihat dari dekat desa terbersih di dunia. Berbeda dengan dulu, kebanyakan turis yang datang ke sana karena tertarik dengan desa yang dikenal dengan desa tradisional.
“Harapan kami, dengan adanya We Care Penglipuran ini, kepariwisataan di Desa Wisata Penglipuran bisa berkelanjutan dan dinimkati generasi berikutnya,” terang Sumiarsa.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Wayan Sugiarta mengapresiasi inovasi Desa Wisata Penglipuran itu. Penglipuran sudah dikenal sebagai desa wisata terbersih di dunia.
Untuk bisa mempertahankan itu, memang butuh kreativitas dan inovasi. Sugiarta mendorong desa itu terus berinovasi sehingga tetap menjadi pavorit turis.
“Jangan sampai kita berbangga hati, diam diri. Ternyata objek wisata lain mengalahkan kita,” terang Sugiarta yang hadir dalam peluncuran program ‘We Care Penglipuran’.
Editor : I Made Mertawan