Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Barong and Keris Dance untuk Pertunjukan Wisata Bali: Ini Cerita yang Dibawakan

Nyoman Suarna • Jumat, 10 November 2023 | 18:19 WIB
TARI BARONG: Salah satu pementasan barong di Barong and Keris Dance Uma Dewi, Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar.
TARI BARONG: Salah satu pementasan barong di Barong and Keris Dance Uma Dewi, Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar.

BALI EXPRESS - Keindahan Bali tidak hanya terlihat dari alamnya, tetapi juga budaya dan tradisi yang masih dilestarikan dengan baik oleh masyarakat.

Salah satu budaya leluhur orang Bali yang masih lestari hingga saat ini adalah tari barong.

Tari barong merupakan salah satu warisan budaya Bali yang sangat populer.

Tidak hanya dipentaskan serangkaian ritual tetapi juga menjadi salah satu totonan untuk wisatawan yang lebih dikenal dengan nama barong and keris dance.

Pertunjukan barong and keris dance banyak kita jumpai di Bali.

Salah satunya, dibawakan sekeaa Barong and Keris Dance Uma Dewi yang terletak di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar.

Tari barong adalah budaya asli Bali yang sudah cukup populer sebelum masuknya agama Hindu di Bali.

Barong diwujudkan dengan sosok makhluk berbulu tebal berwarna putih, memakai makhota bertatahkan untaian permata berupa pecahan cermin.

Tari barong dimainkan oleh dua orang penari, seperti halnya Barongsai. Gerakannya sangat dinamis dan atraktif.   

Tari barong masuk ke dalam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2010.

Pertunjukan tari barong untuk wisatawan biasanya mengambil penggalan cerita Mahabharata, saat Sahadewa hendak dikorbankan untuk Dewi Durga.

Berkat kesaktian yang dianugerahkan Dewa Siwa, Sahadewa berhasil mengembalikan Dewi Durga ke kahyangan.

Di satu sisi, pengikut Dewi Durga berwujud rangda hitam hendak mencelakai Sahadewa. Namun berkat anugerah Dewa Siwa, Sahadewa berubah jadi barong (Banaspati Raja) untuk memerangi rangda hitam.

Dalam pertempuran tersebut, Sahadewa mengerahkan pasukan bersenjata keris yang kebal terhadap senjata.

Pasukan tersebut membuktikan  kesaktiannya dengan menghujamkan keris ke dadanya yang disebut dengan istilah ngunying atau narat.

Bali memiliki berbagai jenis dan wujud barong. Tidak hanya Barong Ket atau barong berwujud singa, tetapi juga barong macan, barong buntut (Barong yang menonjolkan bagian depannya, biasanya dimainkan oleh penari tunggal).

Selain itu juga ada barong bangkung ( berwujud babi), barong landung (Sosok makhluk berbulu hitam lebat), barong brutuk di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli.  (Hanna Ratih Anindit)

Editor : Nyoman Suarna
#bali #pertunjukan #wisata #barong #barong and keris dance