BALI EXPRESS - Rowo Bayu, sebuah destinasi wisata yang menghadirkan keindahan telaga di lereng Gunung Raung, kembali memikat para pelancong dengan pesonanya.
Terletak di wilayah Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Rowo Bayu juga menawarkan petilasan bersejarah, Prabu Tawang Alun.
Petilasan Prabu Tawang Alun, dikenal sebagai situs bersejarah yang sarat dengan nilai kebudayaan, menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi jejak sejarah sekaligus menikmati keindahan alam.
Perjalanan darat dari pusat kota Banyuwangi ke lokasi ini biasanya memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Rowo Bayu bukan hanya terkenal sebagai tempat yang sejuk dan asri, tetapi juga sebagai telaga yang memiliki kelebihan unik.
Pengunjung dapat menikmati keberagaman pohon tua berukuran besar yang menambah pesona alam sekitar.
Selain itu, di sekitar Rowo Bayu, terdapat tempat bernama Petilasan Prabu Tawang Alun, yang juga menawarkan keindahan candi dan makam kuno.
Juru kunci Rowo Bayu, Saji, mengungkapkan bahwa meskipun jumlah pengunjung tidak sebanyak destinasi wisata lain di Banyuwangi, namun tetap ada minat yang konsisten dari para tamu.
"Pengunjung Rowo Bayu selalu ada. Lumayan, tapi jumlahnya tidak sampai ratusan. Rata-rata warga lokal, kadang juga dari Pulau Bali," ungkap Saji.
Tidak hanya menarik bagi umum, Rowo Bayu juga menjadi tempat favorit bagi umat Hindu yang ingin melakukan sembahyang dan pengunjung ahli spiritual yang melakukan ziarah di petilasan bersejarah tersebut.
Dengan keunikan alam dan keberagaman budaya yang ditawarkannya, Rowo Bayu tetap mempertahankan pesonanya sebagai destinasi wisata yang ramah dan menarik bagi semua jenis pengunjung. (*)
Editor : I Putu Suyatra