BALI EXPRESS - Tucicake merupakan salah satu tempat kuliner untuk menikmati aneka ragam kue yang lezat dan menggugah selera.
Agar bisa dijangkau oleh para pecinta kue, kini Tucicake buka cabang di sejumlah kawasan di Denpasar dan Badung, Bali.
Tucicake viral di media sosial instagram @tucicakes yang mempunyai 65.9 ribu pengikut.
Sebab Tucicake merupakan tempat untuk mendapatkan berbagai jenis cake seperti bento cake, chocomelting, birthday cake, sushi roll cake, dissert boks mulai dari yang ukuran kecili, crepes pouch dan masih banyak yang lainnya.
Selain menyediakan berbagai jenis kue yang lezat, Tucicake juga menawarkan beragam makanan beku seperti sosis, kentang, daging, lumpia, piscok, udang rambutan, udang keju, risoll, dan masih banyak lagi.
Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan yang praktis dan lezat untuk dinikmati di rumah.
Selain makanan beku, Tucicake juga menyediakan minuman, susu, bakso aci, sambal cumi.
Jika pengunjung ingin mengisi perut dengan camilan ringan, Tuticake juga memiliki berbagai pilihan snack yang menggugah selera.
Hal yang menarik adalah harga semua makanan dan minuman yang ditawarkan di Tucicake sangat terjangkau dan tak akan kuras isi kantong.
Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir tentang biaya yang tinggi saat mengunjungi Tucicake.
Pengunjung dapat menikmati hidangan lezat dan minuman yang menyegarkan tanpa perlu khawatir mengenai harga.
Bagi yang ingin mengunjungi tempat ini di Denpasar, bisa datang ke Tucicakes cabang Seroja yang beralamat di Jl. Seroja No.18, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80111.
Tucicake juga buka cabang Dalung beralamat di Jl. Raya Padang Luwih No.136, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361 dan Tucicake cabang di daerah Panjer beramalat di Jl. Tukad Pakerisan No.41, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80234.
Tucicakes ini buka setiap hari dari jam 09.00-22.00.
Jadi, bagi yang ingin mencicipi beragam jenis cake, minuman, dan camilan yang lezat dengan harga yang terjangkau, Tucicake tempatnya. Jangan khawatir tentang harga, karena tak akan kuras isi kantong.
Ni Wayan Yuli Anggreni*
- Penulis adalah mahasiswa magang Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.