Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bandara Ngurah Rai Ditutup 24 Jam saat Nyepi Hindu di Bali, Berikut Jadwal Penerbangan Terakhir

Rika Riyanti • Kamis, 7 Maret 2024 | 21:34 WIB
Pada Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menghentikan sementara operasional perjalanan udara.
Pada Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menghentikan sementara operasional perjalanan udara.

BADUNG, BALI EXPRESS- Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menghentikan sementara operasional perjalanan udara khusus untuk penerbangan komersial.

Penghentian operasional Bandara Ngurah Rai terkiat hari raya umat Hindu di Bali tersebut dilakukan pada Senin, 11 Maret 2024 pukul 06.00 Wita sampai dengan keesokan harinya pukul 06.00 Wita.

General Manager Bandara Ngurah Rai Bali Handy Heryudhitiawan menyampaikan penghentian operasional sementara pada Nyepi sudah dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait.

Penghentian sementara operasional penerbangan pada Nyepi sesuai dengan NOTAM Airnav Cabang Denpasar nomor A044/24 NOTAMN dan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 7 tanggal 24 Oktober 2023 tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2024. 

“Pada momen tersebut kami perkirakan ada sebanyak 448 penerbangan yang tidak beroperasi dengan rincian 244 penerbangan domestik dan 204 penerbangan internasional,” katanya, Kamis, 7 Maret 2024.

Handy menjelaskan bahwa hal ini merupakan wujud penghormatan perusahaan terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya masyarakat Pulau Bali.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, kami selalu laksanakan penghentian operasional bandara sementara pada saat Hari Raya Nyepi. Dapat kami sampaikan ini juga menjadi sebuah berkah bagi kami untuk ‘mengistirahatkan’ semua fasilitas di bandara yang sangat sibuk pada hari-hari lainnya,” ujarnya.  

Handy juga memastikan bahwa untuk kelancaran dan ketertiban peringatan Hari Raya Nyepi tahun 2024, pihaknya senantiasa melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder di lingkungan bandara seperti Polda Bali, Pangkalan TNI AU Bandara Ngurah Rai, Pemkab Badung, desa adat serta seluruh maskapai. 

Selama masa penghentian operasional itu, penutupan bandara dikecualikan pada penerbangan yang bersifat darurat dan juga medical evacuation.

Untuk penerbangan-penerbangan tersebut masih dapat dilayani bandara dengan persyaratan-persayaratan tertentu.

Pihak bandara menyiagakan 70 orang personel untuk bersiaga selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi.

Handy melanjutkan, sepanjang tahun 2024 ini Bandara Ngurah Rai melayani rata-rata harian 55.000 – 60.000 penumpang domestik dan internasional, serta 380 pergerakan pesawat per harinya.

“Untuk itu demi kenyamanan dan keamanan kita semua, kami sampaikan kepada seluruh pengguna jasa untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan atau kedatangannya pada saat Hari Raya Nyepi,” imbaunya. 

Penerbangan domestik terakhir yang akan berangkat sebelum penutupan Nyepi adalah Super Air Jet dengan nomor penerbangan SJV 745 tujuan Jakarta (CGK) pada Minggu, 10 Maret 2024 pukul 21.15 Wita.

Pesawat yang datang terakhir adalah Indonesia Air Asia dengan nomor penerbangan AWQ 184 dari Jakarta (CGK) pada Senin, 11 Maret pukul 00.20 Wita. 

Sementara untuk penerbangan internasional, pesawat berangkat terakhir adalah maskapai Cebu Pacific dengan nomor penerbangan CEB 282 tujuan Manila, Filipina pada Senin, 11 Maret 2024 pukul 01.35 Wita.

Untuk kedatangan terakhir adalah Indonesia Air Asia dengan nomor penerbangan AWQ 555 dari Kuala Lumpur, Malaysia pada pukul 01.30 Wita.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai senantiasa memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa. Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1946 ini,” tutupnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #nyepi #bandara ngurah rai #Penerbangan #hindu