Data Kunjungan Wisman ke Bali Januari 2024: Australia Masih Dominan, Diversifikasi Pasar Terus Berjalan
I Putu Suyatra• Rabu, 20 Maret 2024 | 05:45 WIB
Aktivitas wisatawan di Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali masih tetap ramai, Jumat, 23 Februari 2024, meskipun kebijakan pungutan Rp150 ribu sudah berlaku.
DENPASAR, BALI EXPRESS - Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Januari 2024 mengalami sedikit penurunan dibandingkan bulan Desember 2023.
Australia Tetap Menjadi Pasar Utama
Meskipun mengalami penurunan, Australia tetap menjadi negara asal wisman terbanyak yang berkunjung ke Bali pada Januari 2024, dengan persentase mencapai 27,75%.
Hal ini menunjukkan bahwa Bali masih menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan Australia.
Diversifikasi Pasar Wisatawan
Meskipun Australia masih mendominasi, terdapat peningkatan persentase wisman dari negara lain seperti India (10,23%), Inggris (6,25%), dan Tiongkok (5,63%).
Hal ini menunjukkan bahwa Bali mulai berhasil melakukan diversifikasi pasar wisatawan.
Dampak Musim Hujan
Jumlah kunjungan wisman pada Januari 2024 sebanyak 420.037 orang, turun 12,79% dibandingkan bulan Desember 2023.
Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh faktor musim hujan di Bali.
Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisman
Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Catur Prasetyo, mengatakan bahwa terdapat beberapa upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Bali, seperti:
Meningkatkan promosi wisata di negara-negara potensial
Mengembangkan wisata minat khusus
Meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan wisata
Memperkuat daya saing dengan destinasi wisata lainnya
Data jumlah kunjungan wisman ke Bali pada Januari 2024 menunjukkan bahwa sektor pariwisata Bali masih memiliki potensi untuk berkembang.
Diharapkan dengan berbagai upaya yang dilakukan, jumlah kunjungan wisman ke Bali dapat terus meningkat di masa depan.