KARANGASEM, BALI EXPRESS- Desa Tenganan Pegringsingan, terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, terkenal dengan tradisi perang pandan yang khas.
Namun, lebih dari sekadar perang pandan, Desa Tenganan Pegringsingan ini menawarkan daya tarik lain bagi para wisatawan.
Setiap hari, pengunjung ramai datang untuk menyaksikan kekayaan budaya masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan.
Kain gringsing menjadi salah satu simbol dari kekayaan budaya Desa Tenganan Pegringsingan.
Sejumlah masyarakat menjalankan profesi sebagai penenun kain tersebut. Kain gringsing ini bahkan sudah terkenal hingga di luar wilayah Kabupaten Karangasem.
Selain kekayaan budaya, keramahan penduduk setempat juga menjadi magnet bagi para pengunjung yang merasa nyaman berada di sana.
Ada banyak lokasi untuk berfoto yang dapat diakses pengunjung untuk mengabadikan momen mereka.
Tak jarang pula, Tenganan Pegringsingan dipilih sebagai lokasi untuk sesi foto pra-pernikahan.
Akses ke desa ini tidak dipungut biaya masuk, namun berstatus donasi, termasuk untuk sesi foto pra-pernikahan yang umumnya memberikan donasi minimal sebesar Rp 250 ribu. (*)
Editor : I Made Mertawan