Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Antisipasi Bali Macet Parah saat Libur Lebaran, Asita dan BTB Minta Wisatawan Tak Pakai Kendaraan Pribadi

Rika Riyanti • Sabtu, 23 Maret 2024 | 22:11 WIB
Wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali saat libur Lebaran 2023.
Wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali saat libur Lebaran 2023.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Libur Lebaran yang berlangsung selama 10 hari diyakini banyak menjaring wisatawan domestik (wisdom) ke Bali.

Berkaca dari lebaran tahun lalu, tidak sedikit wisdom yang berkunjung ke Bali dengan mengendarai kendaran pribadi.

Imbasnya, volume kendaraan di Bali membeludak saat libur lebaran dan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik, khususnya sekitar daerah wisata.

Contohnya, kemacetan parah yang terjadi di Tol Bali Mandara saat libur panjang tahun baru pada Januari lalu.

Kemacetan parah itu bahkan mengakibatkan banyak wisatawan yang tertinggal pesawat karena waktunya tersita di tol.  

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali I Putu Winastra menyampaikan, kemacetan panjang di Bali disebabkan oleh banyaknya kendaraan luar yang masuk ke Bali.

Terutama dari Pulau Jawa yang masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. 

Oleh karena itu, untuk menekan kemacetan di Libur Lebaran kali ini, Winastra meminta wisatawan yang mau berlibur ke Bali untuk tidak membawa mobil pribadi.

Ia juga menyarankan menggunakan kendaraan yang sudah ada di Bali, sehingga volume kendaraan dari luar bisa berkurang.

“Sebaiknya wisatawan memanfaatkan travel atau kendaraan yang sudah ada di Bali. Sehingga volume kendaraan dari luar tidak banyak dan kendaraan travel di Bali juga mendapat keuntungan,” ucap Winastra saat dikonfirmasi Sabtu, 23 Maret 2024.

Lebih lanjut, Winastra menyebutkan, wisdom sudah mulai melakukan order untuk periode libur Lebaran.

Pria asal Tembuku, Bangli ini berharap semakin dekat waktu libur semakin banyak wisatawan menggunakan travel di Bali daripada membawa kendaraan pribadi.   

Di sisi lain, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyebut, kemacetan sudah menjadi masalah pariwisata Bali yang mulai dikeluhkan oleh banyak wisatawan, terutama wisatawan mancanegara yang ingin berlibur dengan nyaman di Pulau Dewata. 

Pihaknya berharap volume kendaraan luar yang masuk ke Bali tidak terlalu besar, sehingga tidak terjadi kemacetan panjang seperti tahun baru.

“Kalau boleh ada aturan yang dikeluarkan Pemprov Bali agar wisatawan yang memakai mobil kalau boleh jangan memakai mobil besar, tetapi pakai kendaraan yang ada di Bali sebagai kendaraan pariwisata,” sarannya. (*)

Editor : I Made Mertawan
#bali #lebaran #kemacetan